Aksi di PN Sintang, Andreas “Panglima Asap” Sebut 3.000 Massa Akan Turun

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG, KN — Menjelang pembacaan putusan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Sintang yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (30/3/2026), rencana aksi unjuk rasa dalam skala besar dipastikan akan digelar oleh sejumlah organisasi masyarakat di Kalimantan Barat.

Koordinator aksi yang dikenal sebagai Andreas “Panglima Asap” menyebutkan bahwa sedikitnya 3.000 massa akan turun langsung ke Sintang untuk mengikuti aksi tersebut. Aksi ini bertepatan dengan agenda sidang yang tengah menjadi perhatian publik di daerah tersebut yaitu terkait perkara yang diajukan tiga pemohon, yakni Pendi, Agustinus, dan Timotius Andrianto. Gugatan tersebut menyangkut sah atau tidaknya penetapan tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat..

Menurut Andreas, ribuan massa itu merupakan perwakilan dari berbagai organisasi yang tersebar di Kalimantan Barat. Di antaranya adalah Sartia Borneo Raya (Saber), Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), serta Sabang Merah Borneo (SMB).

“Sekitar 3.000 massa akan hadir. Mereka berasal dari berbagai organisasi di Kalimantan Barat dan datang untuk menyampaikan aspirasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk respons masyarakat terhadap proses hukum yang sedang berjalan di PN Sintang, khususnya terkait perkara praperadilan yang menyita perhatian luas.

Meski melibatkan ribuan orang, Andreas menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Ia memastikan bahwa demonstrasi akan dilakukan secara damai tanpa mengganggu stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

“Kami mengedepankan aksi damai dan tertib. Tujuan kami murni untuk menyampaikan aspirasi, bukan untuk membuat kerusuhan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau seluruh peserta aksi agar mematuhi aturan yang berlaku serta mengikuti arahan koordinator lapangan demi menjaga kondusivitas.

Aksi ini diperkirakan akan menjadi sorotan publik, mengingat waktunya yang bersamaan dengan pembacaan putusan praperadilan yang tengah dinantikan berbagai pihak. Kehadiran ribuan massa juga berpotensi meningkatkan pengamanan di sekitar PN Sintang guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dengan situasi tersebut, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menjaga ketertiban dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung, sehingga kondisi di Kabupaten Sintang tetap aman dan kondusif.

Berita Terkait

Bupati Sintang Dorong Program MBG Libatkan Pengusaha dan Tenaga Kerja Lokal
Jalan Bedayan Sepauk Viral di Media Sosial, Ini Tanggapan Bupati Sintang
Massa Aksi Mulai Padati PN Sintang, Andreas Panglima Asap Serukan LJA Angkat Kaki
Utang Tak Dibayar, Kontraktor Ambil Jaminan Alat Berat Yang Diserahkan PT LJA, Berujung Polemik
Respon Cepat Layanan 110 Polres Sintang: Bantu Evakuasi Warga Ke Rumah Sakit
Tokoh Muda Sintang Andreas “Panglima Asap” Konsisten Kawal Pemekaran Provinsi Kapuas Raya
Andreas Panglima Asap Apresiasi TNI-Polri Gagalkan Peredaran Sabu Puluhan Kilogram di Kalbar
Konsleting Listrik di Tikungan Lapter Sintang, Percikan Api Picu Kekhawatiran Warga

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 12:22 WIB

Bupati Sintang Dorong Program MBG Libatkan Pengusaha dan Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:26 WIB

Jalan Bedayan Sepauk Viral di Media Sosial, Ini Tanggapan Bupati Sintang

Senin, 30 Maret 2026 - 09:29 WIB

Massa Aksi Mulai Padati PN Sintang, Andreas Panglima Asap Serukan LJA Angkat Kaki

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:31 WIB

Aksi di PN Sintang, Andreas “Panglima Asap” Sebut 3.000 Massa Akan Turun

Minggu, 29 Maret 2026 - 00:49 WIB

Utang Tak Dibayar, Kontraktor Ambil Jaminan Alat Berat Yang Diserahkan PT LJA, Berujung Polemik

Berita Terbaru

KALTARA

Ketua DPRD Kaltara Hadiri Haul ke-58 Guru Tua di Palu

Jumat, 3 Apr 2026 - 19:51 WIB