SINTANG, KN – Pemerataan pendidikan di Kabupaten Sintang menjadi perhatian serius bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Mariono. Ia menegaskan bahwa anak-anak dari wilayah pedalaman tetap memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah yang ada di kota, namun harus melalui jalur prestasi, bukan semata-mata berdasarkan domisili.
Menurut Senen, saat ini pemerintah telah banyak membangun fasilitas pendidikan, tidak hanya di tingkat kecamatan tetapi juga hingga ke desa-desa. Oleh karena itu, menurutnya tidak ada alasan sekolah-sekolah di daerah pedalaman kekurangan siswa, apalagi sampai kosong.
“Kita ingin ada pemerataan pendidikan. Anak-anak dari pedalaman bisa sekolah di kota, tapi bukan karena tempat tinggalnya di sana, melainkan karena prestasinya. Kalau hanya berdasarkan domisili, nanti sekolah-sekolah di desa dan kecamatan bisa kosong karena semua ingin ke kota,” ujar Senen Mariono saat ditemui di Gedung DPRD Sintang, Rabu (12/6).
Ia menambahkan, pembangunan sekolah di berbagai pelosok adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat. Untuk itu, ia mendorong masyarakat dan orang tua agar tetap memanfaatkan fasilitas pendidikan yang ada di sekitar mereka.
“Sekolah-sekolah di kecamatan dan desa sudah banyak. Tinggal bagaimana kita sama-sama mendorong kualitas dan partisipasi di sana. Jangan sampai bangunan sekolah bagus tapi tidak dimanfaatkan,” tambahnya.
Senen berharap, dengan sistem seleksi berdasarkan prestasi, anak-anak yang memang memiliki kemampuan akademik atau non-akademik yang unggul tetap bisa mengenyam pendidikan di sekolah unggulan di kota, tanpa mengorbankan keberlangsungan sekolah-sekolah di wilayah terpencil. (D2)














