SINTANG, KN – Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Komisi C, Sebastian Jaba, melaksanakan Reses II Masa Persidangan II Tahun 2025 di Dusun Beririk, Desa Sepan Lebang, Kecamatan Kelam Permai, pada Selasa, 24 Juni 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan warga setempat yang antusias menyampaikan aspirasi mereka.
Sebastian Jaba, yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) 3 meliputi Kecamatan Kelam Permai, Dedai, dan Sungai Tebelian, tiba di lokasi bersama rombongan sekitar pukul 09.55 WIB. Kedatangan mereka disambut hangat oleh masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Desa Sepan Lebang, Puitri Maisari; Kepala Wilayah Dusun Beririk, Fensensius Irang; Kaur Umum, Samsuni; Ketua RT Dusun Beririk, K. Robenson; Sekretaris Kelompok Tani Mekar Jaya, Win Harmoko; serta tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya.
Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan berbagai keluhan dan kebutuhan mendesak, seperti perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan akses pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Menanggapi hal tersebut, Sebastian Jaba menegaskan komitmennya untuk membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat ke forum DPRD.
“Reses ini merupakan kesempatan berharga untuk bersilaturahmi sekaligus mendengarkan langsung harapan masyarakat. Apa yang disampaikan hari ini akan kami usulkan dan kawal agar mendapat perhatian dari pemerintah daerah,” ujar Sebastian.
Dalam kesempatan itu, Sebastian juga mengumumkan rencana kelanjutan kegiatan reses ke Desa Merimpit Baru dan Desa Empaci di Kecamatan Dedai, serta Dusun Dait, Desa Kebong di Kecamatan Kelam Permai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspirasi warga di Dapil 3 terakomodasi secara merata.
Kegiatan reses tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Kepala Wilayah Dusun Beririk, Fensensius Irang, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap rencana pembangunan jalan dari Dusun Beririk menuju Desa Pelimping yang dijadwalkan pada tahun 2026. Ia juga berharap perhatian serupa diberikan untuk kebutuhan lainnya.
Sekretaris Desa Sepan Lebang, Puitri Maisari, menambahkan bahwa anggaran desa sangat terbatas, karena sebagian besar dialokasikan untuk program BLT-DD, ketahanan pangan, dan kebutuhan mendasar lainnya. Ia berharap pembangunan infrastruktur dan layanan dasar bisa mendapat dukungan lebih dari DPRD Kabupaten.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Sebastian Jaba juga memberikan bantuan biaya untuk pembelian seragam Kelompok Tani Mekar Jaya. Ia menutup kegiatan dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dan menegaskan pentingnya menjaga komunikasi antara masyarakat dan pemerintah demi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (RBN)














