SINTANG, KN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nikodemus meminta kepada seluruh koperasi yang ada di wilayah Bumi Senentang agar pengelolaan keuangannya bersifat transparan, guna mencegah konflik antara pengurus maupun anggotanya.
“Berdasarakan kacamatanya, dalam praktik di lapangan masih ada koperasi yang tidak berjalan harmonis karena pengurus koperasi tidak transparan kepada anggotanya, terutama dalam hal pengelolaan keuangan,” kata Nikodemus ketika ditemui di ruang Sidang Paripurna DPRD Sintang, baru -baru ini.
Nikodemus mengatakan, hal yang seperti itulah yang akhirnya memicu terjadinya konflik atau pertikaian. “Bahkan ada yang saling gugat menggugat sesama pengurus dan anggota,” beber Nikodemus.
Oleh karena itu, Nikodemus menginginkan seluruh pengurus agar bisa mengedepankan transparansi dan jangan sampai ada main belakang atau curang. Karena penyebab utama dari adanya konflik yang terjadi adalah akibat kurangnya transparansi pada koperasi itu sendiri.
“Artinya, yang kita inginkan adalah sama-sama berjalan. Apabila ada masalah sesama anggota kita harapkan diselesaikan secara musyawarah dan mufakat, sehingga hasil dari permasalahan tersebut mendapatkan solusi bagi kedua pihak yang bermasalah. Tapi, kita sarankan agar pengelolaan koperasi di kabupaten ini dapat berjalan dengan transparansi dan akuntabel, sehingga tidak tingkat kepercayaan anggota terhadap pengurus akan semakin tinggi,” ujar Nikodemus.
Lanjut, politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini mengingatkan, agar seluruh pengurus koperasi dan pihak avalis juga jangan sampai ada hubungan kerjasama yang terjalin secara tidak baik, yang dapat merugikan pihak manapun.
“Ini semua menyangkut kepentingan masyarakat, yang dimana masyarakat selalu mengharapkan sisa hasil usaha (SHU) dari koperasi tersebut, dan pemerintah dalam hal ini akan terus memperjuangkan plasma tersebut untuk rakyat,” pungkas Nikodemus, wakil rakyat dari Dapil Kecamatan Sepauk dan Kecamatan Tempunak ini. (*)














