SINTANG, KN Balai Karangan, Kabupaten Sanggau, kembali menjadi sorotan setelah banjir merendam kawasan tersebut. Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial setelah sejumlah warga mengunggah foto dan video yang memperlihatkan kondisi permukiman, jalan utama, hingga fasilitas umum yang terendam air. Dalam unggahan tersebut terlihat air berwarna kecokelatan menggenangi wilayah Balai Karangan, membuat aktivitas warga terganggu.
Banjir yang terjadi diduga akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Debit air sungai meningkat dan meluap ke pemukiman warga. Beberapa rumah dilaporkan terendam hingga ke bagian dalam, memaksa warga mengamankan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi. Jalan penghubung antarwilayah pun sulit dilalui, sehingga mobilitas masyarakat menjadi terhambat.
Warga Balai Karangan menyampaikan keluhan mereka melalui media sosial, berharap adanya perhatian dan penanganan cepat dari pihak terkait. Banyak warganet turut memberikan dukungan dan membagikan ulang informasi tersebut agar kondisi banjir di Balai Karangan diketahui lebih luas. Tidak sedikit pula yang mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca yang masih belum menentu.
Selain merendam rumah warga, banjir juga berdampak pada kegiatan ekonomi dan pendidikan. Beberapa aktivitas terpaksa dihentikan sementara karena akses yang sulit dan kondisi lingkungan yang tidak memungkinkan. Warga berharap air segera surut dan bantuan segera datang untuk meringankan beban masyarakat terdampak.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan menghadapi musim hujan, serta perlunya upaya pencegahan dan penanganan banjir yang lebih maksimal di wilayah Kabupaten Sanggau, khususnya di Balai Karangan.














