Banyak Sekolah di Pedalamam Butuh Perhatian Pemerintah

- Jurnalis

Selasa, 9 Agustus 2022 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harjono Bejang

i

Harjono Bejang

SINTANG, KN – Beberapa Sekolah Dasar Negeri masih banyak yang butuh batuan dikarenakan fasilitas dan bangunan gedung yang masih jauh dari kata layak salah satunya (SDN) 33 Melaban Talang Benua, Kayan Hulu adalah salah satu potret buram dunia pendidikan di Kabupaten Sintang.

Sekolah yang memiliki siswa dari kelas I hingga VI ini terpaksa menggunakan fasilitas umum untuk giat belajar mengajar. Kondisi itu dikarenakan minimnya sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah tersebut. Terutama ruang belajar.

“Selain fisik bangunan, meja kursi juga seadanya. Semuanya serba minim. Terenyuh saya melihat siswa SD belajar dengan kondisi seperti ini,” ujar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Harjono Bejang, kemarin.

Akibat kurangnya ruang belajar, siswa yang duduk di kelas VI terpaksa belajar menggunakan balai kepala kampung yang dibangun sekitar tahun 1980-an. Ironisnya, siswa kelas IV terpaksa belajar di pelataran Pustu setempat.

“Bangunan kepala kampung ini digunakan untuk belajar karena tidak ada pilihan lain. Padahal, bangunan itu kondisinya juga memprihatinkan,” ungkap Harjono Bejang.

Karena dibangun sudah sangat sangat lama, kata Legislator Golkar ini, kondisi bangunan mulai rapuh dimakan usia. Dinding papan banyak yang rusak. Begitu juga ventilasinya banyak yang patah. Kondisi bangunan sangat jauh dari kata layak.

Olehkarenanya, Bejang mendesak pemerintah melalui dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Sintang agar memperhatikan sarana dan prasarana di sekolah tersebut. Sebab, siswa-siswi di sana juga memiliki hak pendidikan yang sama dengan sekolah yang ada di kota.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” katanya.

Setidaknya, sambung Bejang, Disdikbud dapat melakukan penambahan ruang belajar mengajar untuk sekolah itu. Namun, itu tidak dilakukan. Kondisi ini sangat disayangkannya.

“Masyarakat memang mengeluhkan tidak adanya ruang kelas yang cukup. Besar harapan mereka agar dibangun empat lokal lagi. Jadi, semua siswa bisa belajar di kelasnya masing-masing, tidak menumpang difasilitas umum lagi,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026
Laporan Badan Anggaran Berisi Rangkuman Hasil Evaluasi dan  Rekomendasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat

Berita Terbaru