SINTANG, KN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Agrianus mengatakan, masyarakat perlu mengetahui soal etika dan budaya dalam dunia politik.
“Kedua aspek tersebut sangat penting untuk bisa dipahami,” ucap Agrianus ketika ditemui di Gedung Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, kemarin.
Etika dan budaya politik, menurut Agrianus, merupakan pondasi dasar dalam pesta demokrasi, mulai dari pemilihan legislatif (pileg), pemilihan kepala daerah (pilkada) hingga pemilihan presiden (pilpres).
“Selain azas jujur dan adil yang menjadi pegangan utama penyelenggara pemilu, suksesnya pesta demokrasi juga dibangun dari pemahaman masyarakat tentang etika dan budaya politik, srhingga dapat melahirkan sosok pemimpin yang amanah, berkualitas, dan bertanggungjawab. ” kata politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini.
Keberadaan etika dan budaya politik, kata Agrianus, akan membuat dinamika yang terjadi berjalan aman, nyaman dan damai bagi semua masyarakat.
Oleh karena itu, partai politik diharapkan bisa mengoptimalkan penerapannya melalui fungsi pendidikan politik di masyarakat.
“Pendidikan politik saya rasa perlu ditingkatkan, sehingga masyarakat benar-benar paham dengan dunia politik. Apalagi, kesadaran masyarakat kita dengan etika dan budaya politik semakin minim. Tentunya ini mesti menjadi perhatian kita semua, karena ini merupakan tanggungjawab kita bersama,” ungkap Agrianus.
Menurut legislstor DPRD Singang ini, ada tiga komponen pendidikan politik yang mesti dipahami masyatakat. Pertama, peningkatan kesadaran hak dan kewajiban masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kedua, peningkatan partisipasi politik dan inisiatif masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Ketiga adalah peningkatan kemandirian, kedewasaan dan membangun karakter bangsa dalam rangka memelihara persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkas Agrianus, wakil rakyat dari Dapil Kecamatan Sepauk dan Kecamatan Tempunak ini. (*)














