BKPSDM Pastikan Tidak Ada Celg Yang daftar CPNS

oleh

MELAWI – Sejak 116 Oktober 2018 lalu, pendaftaran CPNS Melawi sudah resmi ditutup. Dimana dari 26 Oktober hingga 15 Oktobeer tersebut, jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Melawi mencapai sebanyak 4.086 orang.

Jumlah tersebut, tidak hanya pendaftar yang berasal dari Melawi saja, namun juga ada beberapa yang datang dari luar daerah. Dimana nantinya sesuai tahapan akan dilakukan seleksi administrasi sebelum para pelamar tersebut mendapatkan kartu tes.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Melawi, Drs. Paulus mengatakan, pendaftaran CPNS kali ini tidak dilaksanakan secara mandiri oleh Instansi, melainkan terpusat menjadi satu secara Nasional melalui situs Badan kepegawaian Negara yakni ssc.bkn.go.id. Sehingga pemeriksaan atau seleksi administrasi juga dilakukan oleh pihak BKN.

“Berdasarakan jadwal hasil kelulusan seleksi adiminitrasi akan di umumkan pada tangal 21 Oktober 2018 melalui akun sscn bkn.go.id. Jadi pihak pelamar bisa lansung mengecek di situ tersebut untuk mengetahui luluk seleksi administrasi atau tidaknya,” kata Paulus, kemarin.

Bagi yang lulus seleksi administrasi, Kartu Tanda Peserta Ujian Dapat Dicetak oleh peserta yang dinyatakan lulus melalui laman SSCN pada 21 Oktober-26 Oktober 2018. Pencetakan menggunakan Nomor Induk Kepegawaian dan password yang sama dengan NIK dan password saat pendaftaran di portal SSCN.
Yang mana setelah mengetahui hasil seleksi administrasinya, untuk selanjutnya adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Dimana sseleksi SKD tersebut akan dimulai 27 Oktober hingga 7 November 2018 yang di pusatkan di aula dinas pendidikan Kabupaten Melawi.

“Kita sudah mengusulkan ke BKN agar pada pelaksanan tes nantinya tidak di gabungkan dengan kabupaten kota lain. Saya berharap usulan tersebut dapat di tanggapi oleh BKN,” harapnya.

Poaulus mengatakan, BKPSDM Melawi sudah bekerjasama dengan Disdikbud Melawi dalam menyiapkan komputer sebanyak 100 unit. Yang mana fasilitas tersebut merupakan pengadaan Disdikbud Melawi untuk pelaksanaan UNBK tahun lalu.

Pada kesempatan itu,paulus juga mengatakan,bahwa pihaknya memastikan bagi para pelamar CPNS yang mendaftar tidak ada yang terlibat menjadi anggota maupun pengurus Partai Politik (Parpol) apalagi menjadi Caleg.

“Pelamar yang terlibat anggota mapun pengurus Partai Politik tidak dapat diikutsertakan pada kontestan pelamar CPNS. Hal itu sudah tertuang dalam undang undang kepegawaian peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang menajemen kepegawaian,” jelasnya.

Paulus mengatakan, penerimaan CPNS adalah kebijakan yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya berdasarkan peraturan dan perundangan undangan. Dengan harapan hingga hari pelaksanaan persiapan tes bagi para pelamar CPNS nantinya sesuai kelulusan verifikasi adminitrasi yang sudah di umumkan melalui akun sccn.bkn.go.id dapat berjalan dengan baik.

“Sejauh ini BKPSDM juga sudah berkodinasi dengan KPU Melawi, bahkan salah satu persyaratan pelamar yang mereka tanda tangni dalma verfikasi berkas tidak sedang menjadi anggoat atau pengurus partai politik,” pungkasnya. (Ed/KN)