Bosan Andalkan Air Sungai, Desa Kelakik Sampaikan Air Bersih Ke Gubernur

oleh

MELAWI – Bertahun-tahun menjadi desa yang mengandalkan air sungai Melawi sebagai air bersih, membuat Pemerintah Desa kelakik terpaksa harus meenyampaikan usulannya ke pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Penyampaian tersebutpun dilakukannya pada saat momen Desa Kelakik menjadi pusat pencananan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).

“Melalui surat pengusulan tersebut, kami meminta kepada perwakilan Gubernur Kalimantan barat, yakni Asisten II Setda Provinsi kalbar, Syarif Kamaruzaman. Dalam surat tersebut kami meminta agar adanya bantuan pembangunan pengadaan air bersih di Desa kami,” kata Kepala Desa Kelakik, Rudi AR aat ditemui, Minggu (16/9).

Desa Kelakik merupakan salah satu desa yang dekat dengan ibukota Kabupaten Melawi. Sangat miris jika desa yang termasuk berada di didalam kota ini belum memiliki sumber air bersih seperti dari PDAM Tirta Melawi. Oleh sebab itu, Kepala Desa Kelakik, Rudy AR meminta kepada Pemkab Melawi maupun Pemprov Kalbar untuk membangunkan sarana air bersih bagi warganya.

Rudi mengatakan, masyarakat Desa Kelakik yang berjumlah lebih dari 600 lebih kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 3.000 lebih jiwa sebagian besar berpenghasilan sebagai petani.

“Semuanya sangat merasa kesulitan untuk mendapatkan air bersih, terlebih pada musim kemarau,” ucapnya.

Selama ini kata Rudy, sebagian warga Desa Kelakik untuk konsumsi air bersih hanya mengandalkan air sungai Melawi, dan jika musim hujan, warga berbondong-bondong menampung air hujan.

“Kalau musim hujan, warga disini menampung air hujan untuk keperluan air bersih sehari-hari,” jelasnya.

Rudy mengatakan, guna mewujudkan harapan masyarakat Desa Kelakik itu, dirinya berharap kepada Pemkab Melawi maupun Pemprov, pada tahun 2019 nanti bisa membangun saluran sarana air bersih melalui PDAM Tirta Melawi.

Sementara itu, Asisten II Setda Provinsi kalbar, Syarif Kamaruzaman, dihadapan Bupati Melawi, usai membaca surat usulan yang disampaikan pada momen penyambutan tamu dalam pencanangan BBRGM beberapa waktu lalu, lansung menanggapi usulan tersebut dengan baik dan bijak.

“Baik, terima kasih atas usulan yang disampaikan. Surat pengusulan ini saya terima dengan resmi, dan akan disampaikan kepada Gubernur Kita yakni bapak Sutarmidji,” pungkasnya. (Ed/KN)