BPBD Melawi Minta Warga Waspada Banjir dan Longsor

- Jurnalis

Senin, 4 Maret 2019 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air sungai yang mulai meluap naik ke lapangan di pessisir sungai Melawi tepatnya di jalan M. Nawawi Desa Paal

i

Air sungai yang mulai meluap naik ke lapangan di pessisir sungai Melawi tepatnya di jalan M. Nawawi Desa Paal

MELAWI – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Syaparudin meminta kepada masyarakat khususnya warga yang berada di pesisir sungai serta yang gerada di bawah bukit untuk mewaspadai banjir dan longsor. Terlebih saat ini air sudah mulai naik hingga sejumlah akses jalan di dataran rendah terendam.

“Sampai saat ini belum ada laporan terkait banjir yang berdampak kepada kehidupan dan penghidupan masyarakat desa. Meskipun begitu, kita meminta agar masyarakat tetap waspadai, bisa saja air semakin naik hingga membuat rumah warga dipesisir sungai terendam. Namun kita berdoa hal itu tidak terjadi,” ungkapnya, Senin (4/3/2019).

Terhadap warga yang berada dibawah perbukitan juga diminta untuk berhati-hati. Longsor yang terjadi di bukit matok menjadi pelajaran bagi kita untuk tetap waspada. Terlebih belakangan ini sering terjadi hujan yang sangat deras.

“Jika terjadi bencana longsor dan banjir yang tidak biasanya, masyarakat diminta segera melaporkan ke Desa dan kecamatan agar pihak desa dan kecaatan bisa menyampaikan ke kita kondisi banjir tersebut,” ucapnya.

Lebih lanjut Syaparuddin mengatakan, di Melawi ini bencana yang berpotensi terjadi, yakni banjir, puting beliung dan longsor. Bahkan saat ini hampir rata-rata di seluruh kecamatan sudah mengalami banjir. “Sementara untuk putting beliung, pernah terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Ella Hilir yang mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak. Kemudian longsor, ini terutama desa-desa yang berada di pesisir sungai dan tanah tebing perbukitan,” jelasnya.

Syapar mengatakan, belakangan ini yang sering terjadi banjir bah, itu desa-desa yang berada di pesisir sungai, seperti di kecamatan Nanga Pinoh ini berada di Desa Paal Pantai, Gang kenanga serta daerah tepiah sungai lainnya pada dataran rendah.

“Banjir yang ada saat ini banjir yang biasa terjadi, belum berdampak kepada kehidupan masyarakat serta penghidupannya, seperti tempat mencari nafkah seperti lahan pertanian dan perkebunan warga. Meskipun pihak kami tertap monitor terhadap kondisi banjir yang ada,”pungkasnya. (Ed/KN)

Berita Terkait

IWO Kalteng Apresiasi Kegiatan Silahturahmi dan Joging yang di Gelar Oleh Gubernur Kalteng
Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Polres Barut Ungkap Kasus Penembakan
Kasus Penembakan Senjata api rakitan Domduman Ilegal, di Area Crusher PT Sukma Surya 234, Tersangka Diancam Hukuman Mati
Wawali Kota Tarakan Hadiri Peringatan Hari Desa Nasional di Alun-alun Desa Pulau Sapi
Ukir Prestasi Nasional, Pemdes Paal Adakan Tasyukuran
Kasus Dugaan Pembunuhan di Barito Utara, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Rapimda I TBBR Barito Utara Resmi Digelar, Bupati Dorong Ormas Semakin Solid dan Bermartabat

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:44 WIB

IWO Kalteng Apresiasi Kegiatan Silahturahmi dan Joging yang di Gelar Oleh Gubernur Kalteng

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:14 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Polres Barut Ungkap Kasus Penembakan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:27 WIB

Kasus Penembakan Senjata api rakitan Domduman Ilegal, di Area Crusher PT Sukma Surya 234, Tersangka Diancam Hukuman Mati

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:33 WIB

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:27 WIB

Wawali Kota Tarakan Hadiri Peringatan Hari Desa Nasional di Alun-alun Desa Pulau Sapi

Berita Terbaru