SINTANG, KN – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, turut serta dalam kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II tahun 2025 yang diselenggarakan di Demplot Keling Kumang Agro, Desa Suka Jaya, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kamis (5/6/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari panen raya jagung serentak nasional yang diikuti secara daring melalui konferensi video (video conference) dengan Presiden Republik Indonesia di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Bupati Sintang mengikuti rangkaian acara panen raya secara virtual bersama Presiden. Selanjutnya bersama Kapolres Sintang, Komandan Kodim 1205 Sintang, jajaran Forkopimda Sintang, dan CEO Keling Kumang Agro, secara simbolis melakukan panen jagung di lokasi Demplot.
Kegiatan ini menandai keberhasilan program peningkatan produksi jagung di Kabupaten Sintang.
Panen raya jagung ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Keberhasilan panen raya di Demplot Keling Kumang Agro menjadi bukti nyata kontribusi sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sintang.
Bupati Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam keberhasilan panen raya ini, khususnya kepada Keling Kumang Agro yang telah berperan aktif dalam pengembangan pertanian di daerah tersebut.
Selain mengikuti panen raya, Bupati Sintang dan rombongan juga berkesempatan meninjau rumah produksi pakan mixing ayam petelur milik Keling Kumang Agro.
Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung proses produksi pakan ternak yang berkualitas dan efisien. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang upaya peningkatan produksi ternak di Kabupaten Sintang.
Keling Kumang Agro dinilai sebagai contoh sukses dalam pengembangan sektor pertanian terintegrasi, yang mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Pemerintah Kabupaten Sintang berharap dapat terus mendukung dan mendorong pengembangan usaha-usaha serupa untuk meningkatkan perekonomian daerah.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi petani lain di Kabupaten Sintang untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka.














