Dewan Minta Pemkab Sintang Perhatikan Stunting

- Jurnalis

Senin, 19 Maret 2018 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi C DPRD Sintang, sandan.

i

Ketua Komisi C DPRD Sintang, sandan.

SINTANG – Adanya anak yang menderita stunting mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Sandan.

“Pemerintah Kabupaten Sintang melalui dinas terkait harus segera melakukan langkah-langkah penangannya. Lantaran kasus stunting ini merupakan persoalan serius,” ujarnya belum lama ini.

Menurutnya, permasalahan stunting yang dapat membuat pertumbuhannya terhambat sehibgga berpengaruh pada pertumbuhan anak baik secara fisik, mental serta kecerdasan anak dapat diselesaikan jika OPD terkait dapat bekerja sama tidak hanya membawa ego masing-masing.

“Jika bekerja sendiri maka outputnya tidak akan sebagus jika semua OPD terkait dapat bekerja bersama. Karena memang permasalahan stunting ini dapat diselesaikan secara multi sector,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengungkapkan dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, terdapat 28 persen penderita stunting persen dari angka kelahiran.

“Dari data kementerian kesehatan lebih buruk lagi, ada 44 persen yang sudah menderita stunting.

Sebelumnya, Bupati Sintang, dr. H Jarot Winarno telah memaparkan bahwa khusus untuk Kabupaten Sintang, penderita stunting mencapai 28 persen dari angka kelahiran. Ini berdasarkan data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sintang. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) lebih buruk lagi, yakni mencapai 44 persen.

“Kalau data di Dinkes Sintang terdapat 100 anak, berarti 28 di antaranya mengalami stunting. Kalau data dari Kemenkes, terdapat 44 anak yang menderita stunting. Jadi ini merupakan angka yang buruk,” kata Jarot.

Jarot menjelaskan, angka stunting ini merupakan indikator yang paling tajam untuk menilai kadar gizi anak. Untuk itu, mencegah stunting merupakan langkah paling penting adalah dengan memerhatikan kecukupan asupan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan.

“Kita harus mencegahnya dari sekarang, agar anak-anak kita nanti menjadi bangsa pemenang pada 100 tahun Indonesia merdeka,” tukasnya. (FT)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
‎Polres Sintang Berbagi, Wujud Kepedulian dan Pengabdian untuk Masyarakat
Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:55 WIB

‎Polres Sintang Berbagi, Wujud Kepedulian dan Pengabdian untuk Masyarakat

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:32 WIB

Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Berita Terbaru