Dukungan Penuh Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang untuk Laporrama: Inovasi Pelayanan Kependudukan yang Mudah dan Gratis

oleh
oleh

SINTANG, KN – Dukungan meriah terhadap inovasi Laporrama, yang digagas oleh Sari Fipriyanti, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sintang, terus mengalir. Kali ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, melalui pernyataan Beny Enos, Kabid Kesehatan Masyarakat, menyambut positif langkah tersebut.

Beny Enos menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari Dinas Kesehatan untuk Laporrama. Dia mengidentifikasi kendala masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan terutama terkait akte kelahiran dan akta kematian. Dengan adanya Laporrama, diharapkan proses ini menjadi lebih mudah dan gratis.

“Dinas Kesehatan siap berkolaborasi dengan Dinas Dukcapil untuk mensukseskan Laporrama. Kami siap mengarahkan jajaran kami di Puskesmas dan Pustu agar menjalankan kemitraan dan kolaborasi ini dengan baik. Jadi, nantinya masyarakat yang melahirkan di fasilitas kesehatan, petugas kesehatan kami akan membantu pengurusan akta kelahiran warga tersebut,” ungkap Beny Enos.

Selama ini, urusan administrasi kependudukan seperti akta kelahiran diurus ketika anak sudah akan masuk sekolah. Namun, Laporrama membawa perubahan dengan memberikan akses langsung pada saat kelahiran. Dukungan Dinas Kesehatan melibatkan pengarahannya kepada petugas di Puskesmas, Polindes, dan Pustu untuk membantu Dinas Dukcapil.

“Orang Kabupaten Sintang yang melahirkan di pusat pelayanan kesehatan masih jumlahnya kecil, hanya sekitar 68 persen. Angka ini memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) karena IPM menghitung jumlah warga yang melahirkan di pusat pelayanan kesehatan sebagai salah satu indikatornya,” jelas Beny Enos.

Melalui Laporrama, diharapkan dapat mendorong warga untuk melahirkan di pusat pelayanan kesehatan. Manfaatnya tidak hanya terbatas pada penerbitan akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), dan Kartu Keluarga (KK) baru, tetapi juga berdampak positif pada data populasi yang lebih akurat.

“Laporrama akan membantu meningkatkan jumlah warga yang melahirkan di fasilitas kesehatan, dan dengan demikian, IPM kita juga akan meningkat,” tambah Beny Enos.

(Rilis Kominfo Sintang)