Ekspor Batubara Asal Kotabaru 2,8 Juta Ton

Realisasi ekspor batu bara asal Kotabaru, Kalimantan Selatan, periode November 2010 mencapai 2,8 juta metrik ton dengan nilai ekspor sekitar 159 juta dolar AS. <p style="text-align: justify;"><br />"Dibandingkan dengan Oktober, ekspor batu bara asal Kotabaru periode November mengalami penurunan, meski tidak signifikan," kata Kepala Dinas Perdagangan, Penanaman Modal, dan Pengelolan Pasar Kotabaru, Joni, Rabu (29/12/2010). <br /><br />Ekspor Oktober sebesar 2,9 juta metrik ton dengan nilai ekspor sekitar 161 juta dolar. <br /><br />Sedangkan untuk negara tujuan ekspor utama batu bara asal Kotabaru masih China, periode November sekitar 851 ribu metrik ton dengan nilai sekitar 46,5 juta dolar. <br /><br />Disusul India, mencapai 739 ribu metrik ton dengan nilai 20 juta dolar dan Jepang mencapai 339 ribu metrik ton dengan nilai 36 juta dolar. <br /><br />Joni menambahkan, ekspor batu bara ke negara tentanga Malaysia juga cukup besar, yakni sebesar 210 ribu metrik ton dengan nilai 17,8 juta dolar. <br /><br />Realisasi ekspor batu bara ke Philipina untuk November mencapai 154 ribu metrik ton dengan nilai ekspor 10,4 juta dolar dan Italia mencapai 153 ribu metrik ton dengan nilai sekitar 20 juta dolar. <br /><br />Ekspor ke Korea Selatan mencapai 194 ribu metrik ton dengan nilai ekspor 6 juta dolar dan ke Thailand mencapai 114 ribu metrik ton dengan nilai ekspor 4,2 juta dolar. <br /><br />Negara Kroasia mencapai 69 ribu metrik ton dengan nilai ekspor 3,6 juta dolar dan taiwan sebesar 12 ribu metrik ton dengan nilai ekspor 264 ribu dolar. <br /><br />Joni menjelaskan, batu bara yang diekspor tersebut, sebagian besar berasal dari produksi perusahaan pemegang izin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Arutmin Indonesia, PT Bahari Cakrawala Sebuku (BCS), dan perusahan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) yang dikeluarkan pemerintah daerah. <strong>(phs/Ant)</strong></p>