SINTANG, KN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Heri Jambri meminta agar Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus meningkatkan pelayanan. Itu penting agar masyarakat dapat menerima pelayanan yang maksimal dan lebih baik.
“Kita minta BPJS Kesehatan meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya terhadap pelayanan langsung kepada masyarakat. Kita harus meminimalisir keluhan masyarakat,” kata Heri Jambri ketika ditemui di Gedung DPRD Sintang, baru-baru ini.
Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini mengatakan, pembenahan dan perbaikan terhadap semua layanan bagi peserta BPJS Kesehatan harus dilakukan.
Sebab menurutnya, BPJS Kesehatan sebagai syarat wajib dalam beberapa pelayanan publik muncul setelah terbitnya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) cukup wajar.
“Kita menilai, sebenarnya terdapat maksud yang mendasar dari pemerintah untuk menjamin akses semua orang yang memerlukan pelayanan kesehatan tanpa mempedulikan status ekonomi atau usianya,” ujar Heri Jambri.
Karenanya, Heri Jambri menegaskan, yang tidak kalah penting , terdapat kewajiban yang berat bagi menteri sampai dengan kepala daerah dalam menjamin kesehatan masyarakat.
“Sekilas, memang kebijakan tersebut seperti terkesan akan mempersulit warga yang tidak aktif menjadi peserta BPJS Kesehatan, dalam memperoleh akses berbagai keperluan dalam mendapatkan pelayanan publik,” ungkap Heri Jambri.
Kemudian Heri Jambri juga mengatakan, terkait peranan pemerintah terutama dalam melakukan sosialisasi atau edukasi, agar tidak ada kesalahpahaman dalam menyikapi Inpres tersebut.
“Kebijakan yang baik tetapi tanpa adanya sosialisasi yang baik pula, maka dipastikan akan melahirkan kebijakan yang akan merugikan masyarakat dan Pemerintah itu sendiri. Pemerintah baik pusat sampai dengan daerah wajib untuk memberikan edukasi, pemahaman dan sosialisasi agar dapat menyamakan berbagai persepsi-persepsi yang berkembang di masyarakat, terlebih sebagai dampak dari adanya polemik banyak berita hoax yang berkembang,” tegas Heri Jambri.
Kualitas pelayanan pasien BPJS di rumah sakit pada umumnya, kata Heri Jambri, sudah cukup baik. Para pasien merasa sangat terbantu secara finansial oleh adanya sistem ini. Tapi beberapa kekurangan masih dirasakan oleh masyarakat, dan beberapa dapat dipahami dan paling mencolok kekurangannya adalah, karena menjadi begitu banyaknya pasien yang memenuhi RS, sistem antrian yang tidak baik dan relatif sedikitnya jumlah pegawai dan ruang rawat inap, kecepatan RS dalam melakukan tanggapan terhadap masalah pelayanan yang dikeluhkan, dan masih kurangnya kesadaran dan tanggung jawab para pegawai RS dalam melaksanakan tugasnya.
“Ini harus segera ditangani, jika pemerintah ingin memperoleh kepercayaan yang tinggi dari masyarakat,” pungkas Heri Jambri, wakil rakyat dari Dapil Kecamatan Binjai Hulu – Kecamatan Ketungau Hilir – Kecamatan Ketungau Tengah – Kecamatan Ketungau Hulu ini. (*)














