SINTANG, KN – Agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang mengharapkan generasi muda di Bumi Senentang ini dapat menciptakan kreativitas dengan berbagai macam kegiatan yang positif.
Ihwal inipun diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Ghulam Raziq ketika ditemui di Gedung Parlemen Sintang, baru-baru ini.
Menurut politikus Partai Pemersatu Pembangunan (PPP) ini, terciptanya kreativitas kalangan muda juga harus didukung oleh seluruh pihak. Baik itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang, lingkup organisasi kepemudaan dan masyarakat serta peran para orang tua.
“Artinya, semua pihak harus terlibat, tanpa terkecuali,” ucap Ghulam Raziq.
Kata legislator DPRD Sintang ini, kreatifitas itu bisa dilakukan dengan adanya berbagai kegiatan positif, seperti sanggar seni, tarian, olahraga, sosial, keagamaan, pertanian, peternakan, perikanan, kerajinan tangan, dan bentuk kreatifitas lainnya.
“Tujuannya agar terhindar dari barang haram yang merupakan musuh utama bagi semua kalangan terutama generasi muda, yakni narkoba,” ulas Ghulam Raziq.
Olehkarenanya, wakil rakyat asal Dapil Sintang 1 ini mengajak dan meminta, kepada seluruh generasi muda di Kabupaten Sintang untuk menjauhi narkoba, karena barang haram itu memberikan kerusakan yang luar biasa. Baik itu kesehatan, masa depan yang suram dan kerusakan lainnya.
“Barang haram itu bisa membuat kerusakan baik itu kesehatan dan lainnya. Dengan menjauhi narkoba mereka akan terselamatkan dari hal-hal yang negatif,” tegas Ghulam Raziq.
Tidak hanya itu, Ghulam Raziq juga mengharapkan agar setiap orang tua mendorong anaknya dalam berkreatifitas. Hal itu, sebagai modal bagi anak dalam meraih masa depan yang baik.
“Kita harap peran orang tua juga harus lebih aktif, terutama dalam mengawasi segala bentuk aktivitas anak-anaknya. Hal ini penting karena sebagaj bentuk antisipasi dini di lingkungan keluarga terhadap penyebaran narkoba,” pungkas Ghulam Raziq, wakil rakyat dari Dapil Sintang 1 ini. (*)














