SINTANG, KN – Dalam membantu perekonomian masyarakat sekitar, Bandara Tebelian Sintang menggelar padat karya di Jalan masuk Bandara pada Selasa 14 Juni 2022.
Kepala UPBU Bandara Tebelian, Patah Atabri mengatakan kegiatan padat karya ini diikuti oleh 450 orang.
“Masyarakat yang ikut ini, berasal dari desa disekitaran bandara, yakni desa Kunyai, Manter, Ransi Dakan dan Sungai Ukoi,” ucap Patah Atabri.
Padat karya ini, meliputi pembersihan rumput jalan masuk ke bandara dan membersihkan saluran drainase.
“Semoga apa yang menjadi tujuan kita pada hari ini dapat berjalan dengan lancar, dan juga kami mohon maaf bila masih ada kekurangan dalam kegiatan ini,” kata Patah.
Direktur Angkutan Bandara, Maria Kristi Endah Murni mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat ditengah pandemi Covid-19.
“Kegiatan ini dilaksanakan dengan sederhana dan tidak memerlukan keterampilan. Besar harapan kami kegiatan ini bisa berjalan dengan baik serta membawa berkah bagi masyarakat di sekitar bandara tebelian ini,” ujar Maria.
Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan kegiatan ini sudah yang ketiga kalinya dilaksanakan di Kabupaten Sintang.
“Pandemi Covid-19 saat ini memang sudah berkurang, tapi saya ingatkan untuk selalu berhati-hati karena ada varian baru yaitu B5 dan B4, jangan lupa untuk tetap menggunakan prokes,” pesan Jarot.
Dikatakan Jarot, Pemerintah Dearah mengucapkan terimakasih kepada Kemenhub dan Pak Lasarus yang telah melaksanakan padat karya ini, dan dirinya berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan, kalau bisa 3 bulan sekali.
“Kami di Sintang ini merasa sangat terbantu dengan adanya program ini, semoga semua yang telah dikerjakan dapat membantu ekonomi saudara saudara sekalian,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi V DPR-RI, Lasarus mengatakan kegiatan padat karya hari ini bertujuan untuk membantu dan menopang kesulitan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Ini adalah namanya program padat karya bagi masyarakat, kita melibatkan masyarakat untuk membersihkan sekitaran bandar udara di Sungai Tebelian ini, tujuannya adalah untuk membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat”, jelas Lasarus.
Selain itu, Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta masyarakat untuk mengantisipasi virus Covid-19 varian baru.
“Tadi pak Bupati sudah mengingatkan bahwa sekarang ada virus varian baru yang merebak, setau saya kalo diluar negeri itu di singapura dan di dalam negeri ada dijakarta dan bali yang keliatan positifnya tinggi,” ungkap Lasarus.
Oleh sebab itu, Ia berharap masyarakat di Bumi Senentang untuk bisa mengantisipasi dengan baik, termasuk pemerintah daerah, jangan sampai lengah.
“Kita juga minta vaksinasi kesatu, kedua dan booster jangan sampai lengah, karena kita betul-betul ingin melihat situasi Indonesia pulih seperti sedia kala,” pungkasnya. (*)











