Kapolda Kalbar – Pangdam XII Tanjungpura Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat

- Jurnalis

Selasa, 28 Mei 2019 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONTIANAK, KN – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs. Didi Haryono, SH, MH dan Pangdam XII Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab mengecek kesiapan personel di apel gelar pasukan gabungan Operasi Ketupat Kapuas 2019. Mereka ingin memastikan pasukan siap selama mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1440 H 2019 di Wilayah Hukum Polda Kalimantan Barat.

Selain Kapolda Kalbar dan Pangdam XII Tanjungpura, hadir juga Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, SH, M.Hum dan segenap unsur pimpinan daerah beserta Forkopimda, para pejabat instansi sipil dan TNI serta pejabat utama Polda Kalimantan Barat.

Peserta apel gelar pasukan operasi ketupat kapuas 2019 ini berasal dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan Kalbar, Satpol PP dan lainnya.

Kapolda Kalbar dan Pangdam XII Tanjungpura menjadi inspektur upacara. Kedua Jenderal Bintang dua ini mengecek pasukan yang jadi peserta apel.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Didi Haryono menyampaikan amanat Kapolri yang mengingatkan beberapa hal kepada pasukan apel. Salah satunya soal kerawanan situasi, karena berbarengan dengan proses pemilu.

“Lebaran tahun ini dilakukan bersamaan dengan proses tahapan Pemilu 2019. Karena itu, potensi kerawanan akan lebih komplek dibanding tahun sebelumnya. Ada berbagai gangguan yang diidentifikasi, diantaranya terorisme, kejahatan konvensional seperti copet, begal, premanisme, hipnotis dan lain-lain, aksi intoleransi dan kekerasan,” ucap Didi Haryono dalam amanat apel, di Alun-Alun Kapuas Kota Pontianak, Selasa (28/5/2019).

Selain itu, potensi gangguan terhadap kelancaran dan keselamatan transportasi darat, laut dan udara, permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta bencana alam tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam Operasi Ketupat tahun 2019 ini.

Dalam kesempatan ini, saya memiliki keyakinan dan harapan bahwa Polri didukung TNI dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam Operasi Ketupat tahun 2019, akan bekerja keras dan mengerahkan segenap sumber daya dalam pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2019.

“Kita semua berharap, operasi yang berjalan dari 29 Mei sampai 10 Juni 2019 nanti akan berjalan dengan sukses. Kerja keras dan kebersamaan menjadi kunci dalam rangka operasi ketupat 2019,” tutupnya. (As)

Sumber : Polda Kalbar

Berita Terkait

Ukir Prestasi Nasional, Pemdes Paal Adakan Tasyukuran
Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri
Marwandy Sampaikan Langsung Keluhan Warga Pedalaman Terkait Aturan Barcode dan Kuota Subsidi Kepada Menteri BUMN
Empat Dosen STT Khatulistiwa Sintang Ikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) 2025
Organisasi Masyarakat Sabang Merah Borneo Tolak Transmigrasi di Kalimantan
Capaian Nyata BPJS Kesehatan, Bukti Pemerataan Layanan JKN Hingga ke Pedalaman
Kuasa Hukum CV Enambelaspro Serukan Pengawasan Ketat Proses PKPU PT FAB (Ketua Porsche Club Indonesia)
Komisi V DPR RI Tinjau Standar Pelayanan Minimum di Sejumlah Ruas Tol Strategis Jakarta

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:43 WIB

Ukir Prestasi Nasional, Pemdes Paal Adakan Tasyukuran

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:21 WIB

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri

Minggu, 7 September 2025 - 15:27 WIB

Marwandy Sampaikan Langsung Keluhan Warga Pedalaman Terkait Aturan Barcode dan Kuota Subsidi Kepada Menteri BUMN

Rabu, 23 Juli 2025 - 15:01 WIB

Empat Dosen STT Khatulistiwa Sintang Ikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) 2025

Kamis, 17 Juli 2025 - 09:18 WIB

Organisasi Masyarakat Sabang Merah Borneo Tolak Transmigrasi di Kalimantan

Berita Terbaru