Home / Tak Berkategori

Kemdikbud Targetkan Daya Serap 2012 Capai 95 Persen

- Jurnalis

Selasa, 21 Februari 2012 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ainun Na’im, melantik 116 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Kemdikbud. Sebanyak 16 pejabat eselon III dan 100 pejabat eselon IV mengucapkan sumpah jabatan dan menandatangani Berita Acara Naskah Sumpah, yang disaksikan Sesjen Kemdikbud, di Graha Utama Kemdikbud, Selasa (21/02/2012). <p style="text-align: justify;">Dalam sambutannya, Sesjen Kemdikbud Ainun Na’im mengharapkan kerja sama seluruh pejabat dalam pelaksanaan program dan anggaran tahun 2012. Karena target daya serap Kemdikbud untuk tahun 2012 minimal mencapai 95 persen. Na’im mengatakan, daya serap Kemdikbud pada tahun 2011 lalu sebesar 89,6 persen. <br /><br />“Angka tersebut jauh di atas rata-rata, tapi merupakan angka terendah dibanding capaian kementerian kita sebelumnya,” ujarnya.<br /><br />Selain itu Na’im juga mengingatkan beberapa program prioritas Kemdikbud pada tahun 2012 kepada para pejabat yang dilantik, salah satunya “Menjangkau yang Tak Terjangkau”. Ia menjelaskan, saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang belum bisa mendapatkan akses pendidikan standar, atau harus berusaha keras untuk mendapatkan layanan pendidikan. <br /><br />“Terutama di daerah 3T, seperti Papua dan Papua Barat,” ucap Na’im.<br /><br />Kemdikbud juga masih menyelesaikan proses integrasi kebudayaan, dan akan memiliki satu unit utama baru, yaitu Direktorat Jenderal Kebudayaan. Karena ini, Na’im menghimbau seluruh pejabat eselon III dan IV untuk mendorong peningkatan pelayanan bidang pendidikan dan kebudayaan. <br /><br />“Antara pendidikan dan kebudayaan terdapat interseksi yang cukup besar,” tuturnya.<br /><br />Salah satu prioritas utama lainnya yaitu pendidikan dan pembudayaan anti korupsi. Kemdikbud akan menjalankan program-program yang berkaitan dengan pendidikan anti korupsi, pencegahan perilaku anti korupsi, dan menanamkan budaya anti korupsi. Na’im menuturkan, ada beberapa unit utama yang akan menjadi pilot project dalam program ini, yaitu Ditjen Pendidikan Tinggi dan Inspektorat Jenderal. <br /><br />“Program pendidikan dan pembudayaan anti korupsi di unit utama lain tetap ada. Kemudian materi-materi tentang itu juga dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dasar dan pendidikan menengah, serta pendidikan tinggi”.pungkasnya.<strong> (phs/DM-kemendikbud)</strong></p>

Berita Terkait

Pemkab Sintang Dukung Kelancaran Seluruh Kegiatan Imlek dan Cap Go Meh
Tak Hanya Tangkap Pelanggar, Polisi Melawi Kini Tebar Ribuan Ikan untuk Ketahanan Pangan
Wabup Barito Utara Buka Musrenbang Tahun 2027 di Kecamatan Teweh Baru
Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK
IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi
108 Pengendara Ditilang, Polres Melawi Akui Penertiban Knalpot Brong Belum Maksimal
Pemkab Sintang Akan Data Orang Miskin, Lengkap Dengan Nama dan Alamatnya
Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:39 WIB

Pemkab Sintang Dukung Kelancaran Seluruh Kegiatan Imlek dan Cap Go Meh

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:14 WIB

Tak Hanya Tangkap Pelanggar, Polisi Melawi Kini Tebar Ribuan Ikan untuk Ketahanan Pangan

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:38 WIB

Wabup Barito Utara Buka Musrenbang Tahun 2027 di Kecamatan Teweh Baru

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:29 WIB

Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:38 WIB

IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi

Berita Terbaru