Kementrian PUPR Gelar Rapat Konsultasi Perencanaan Kawasan Pemukiman Perbatasan

- Jurnalis

Selasa, 15 Mei 2018 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG – Sebagai penjabaran Nawacita dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional(RPJMN) tahun 2015/2019, serta meningkatkan pertumbuhan kawasan perbatasan dan sekitarnya , Direktorat Pengembangan Kawasan Permukiman, Direktorat Jenderal Cipta karya, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat- RI, Pemerintah Kabupaten Sintang hari ini Selasa, (15/05/2018) melaksanakan Rapat Koordinasi Konsultan Perencanaan Kawasan Permukiman Perbatasan Lokasi Prioritas (Lokpri) II Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Kalimantan Barat di My Home Hotel. Acara tersebut di buka langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno.

Dalam sambutanya Bupati Sintang Jarot Winarno menyatakan, Pemerintah Kabupaten Sintang sangat mendukung dengan Program Nasional Pemerintah Pusat dalam meningkatkan pembangunan di kawasan perbatasan tersebut.

”beberapa kawasan sudah kita atur, produk Hukum juga sudah kita miliki , dan kita sudah memiliki RTRW dibeberapa tempat kita sudah membuat ritel Tata Ruang nya untuk Kota Sintang sekitarnya, kita sudah mulai membuat perencanaan strategis lingkungan hidup dan kehutanan Serawai Ambalau yang sudah hampir selesai, tetapi untuk kawasan perbatasan hanya memiliki RTRW saja dan sudah terakomodir Pusat Kawasan Strategis Nasional” kata Jarot.

Lanjut Jarot, namun yang menjadi masalah saat ini adalah “beberapa waktu lalu di salah satu Media harian disebutkan bahwa PLBN Sunagi Kelik kabupaten Sintang termasuk 1 dari 8 PLBN baru yang mulai akan dibangun sejak Tahun 2018 , Sumber beritanya dari kementrian PUPR, jadi kita di daerah Perbatasan ini belum punya apa-apa”pembangunan berjalan terus kita tau bahwa dikawasan hutan lindung, Kawasan hutan produksi Terbatas bahkan sedikit dikawasan itu ada Hutan Konversi”.

Jarot menambahkan bahkan di Lokasi tersebut di kawasan Hutan Lindung dan kawasan produksi Terbatas saat ini banyak sekali Sungai kelik banyak Petani swadaya pada umumnya mereka menanam Lada serta dialokasi tersebut juga dialokasikan pembangunan jalan , jembatan , dan Pembangunan Perumahan.

“jadi semua yang kita bangun itu karena kita belum mempunyai rencana Ditel Tata Ruang Kawasan perbatasan semuanya nebak-nebak atau kira-kira.”

Jarot menegaskan, pihaknnya sangat senang dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Konsultan Perencanaan Kawasan Permukiman Perbatasan Lokasi Prioritas II Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Kalimantan Barat hari (Selasa-Red) di Hotel My Home yang dihadiri Tim semua pihak terkait, tim Konsultan Kementerian PUPR, Lembaga Vertikal, termasuk dari Propinsi Kalimantan Barat, guna masukan membangun wilayah perbatasan di Kabupaten Sintang.(Ek/Hms)

Berita Terkait

Ukir Prestasi Nasional, Pemdes Paal Adakan Tasyukuran
Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri
‎Polres Sintang Berbagi, Wujud Kepedulian dan Pengabdian untuk Masyarakat
Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000
Kwarda Kalbar Berikan Penghargaan kepada Bupati, Wabup, dan Ketua DPRD Sintang pada Pembukaan Raimuna Daerah 2025
Ketua Kwarda Kalbar Resmi Buka Raimuna Daerah 2025, Sintang Jadi Saksi Semangat Baru Pramuka
Kapolres Sintang Sambut Kunjungan Anak-Anak TK Insan Mulia dalam Program “Polisi Sahabat Anak”

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:43 WIB

Ukir Prestasi Nasional, Pemdes Paal Adakan Tasyukuran

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:21 WIB

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:55 WIB

‎Polres Sintang Berbagi, Wujud Kepedulian dan Pengabdian untuk Masyarakat

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:32 WIB

Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000

Berita Terbaru