SINTANG, KN – Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-12 Kabupaten Sintang tahun 2025, Toni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh panitia, peserta, serta kontingen dari 14 kecamatan yang telah ikut menyukseskan perhelatan budaya tahunan ini. Toni yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Sintang menyebut pelaksanaan PGD kali ini luar biasa karena didukung penuh oleh banyak pihak.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua panitia, peserta, kontingen dari 14 kecamatan, serta pihak keamanan yang telah membantu, termasuk dukungan dari aparat kepolisian dan TNI. Tanpa kerja sama yang solid ini, PGD ke-12 tidak akan bisa berjalan sesukses ini,” ujar Toni saat menyampaikan sambutan pada penutupan PGD 2025 di Rumah Betang Tampun Juah, Desa Jerora 1, Sabtu (19/7/2025) malam.
Lebih lanjut, Toni juga mengungkapkan bahwa sebagai anggota DPRD Sintang, ia akan segera mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Gawai Dayak Kabupaten Sintang. Menurutnya, keberadaan perda ini sangat penting untuk memberikan kepastian hukum dan penetapan tanggal pelaksanaan PGD secara resmi setiap tahun.
“Kabupaten lain seperti Sanggau sudah memiliki Perda Gawai Dayak, bahkan tanggal pelaksanaannya pun sudah ditetapkan setiap 7 Juli. Kita di Sintang juga harus punya kepastian yang sama. Oleh karena itu, dalam waktu dekat saya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan di DPRD untuk membahas ini,” tegas Toni.
Ia berharap dengan adanya perda, Gawai Dayak Sintang dapat semakin terorganisir, berkelanjutan, dan menjadi agenda budaya daerah yang dihargai oleh seluruh masyarakat, serta menjadi daya tarik pariwisata tahunan di Bumi Senentang.














