MALINAU, KN – Ketua TP PKK Kabupaten Malinau, Ny. Maylenty Wempi, bersama sejumlah organisasi wanita menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran di Desa Respen Tubu, Kecamatan Malinau Utara. Penyerahan bantuan berlangsung di Posko Bantuan Kebakaran RT 6 Desa Respen Tubu, Jumat (30/1/2026).
Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian bersama dari berbagai organisasi wanita di Kabupaten Malinau terhadap keluarga yang terdampak musibah kebakaran beberapa hari lalu.
Ditemui usai penyerahan bantuan, Ny. Maylenty Wempi mengatakan kegiatan tersebut lahir dari gerakan kepedulian para ibu-ibu yang selama ini memang sudah berjalan, dan kembali diperkuat saat musibah terjadi.
“Kegiatan hari ini adalah bentuk kepedulian dari semua ibu-ibu. Kami tawarkan ke semua, karena ini gerakan kepedulian terhadap sesama. Sebenarnya gerakan ini sudah ada dari sebelumnya, dan saat kejadian, Ibu Sekda bersama teman-teman mengajak untuk kita lakukan lagi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan disalurkan secara bersama-sama agar dapat lebih terasa manfaatnya bagi para korban.
“Banyak yang ingin membantu, ada yang kecil, ada yang besar. Tapi kalau kita bersama-sama, kepedulian itu lebih terlihat dan lebih bermakna,” tambahnya.
Adapun organisasi wanita yang terlibat dalam aksi sosial ini antara lain TP PKK, Dekranasda, Pokja Bunda PAUD, Pokja Posyandu, Pokja Literasi, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta Dharma Wanita Persatuan.
Ny. Maylenty berharap kehadiran dan bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit dan menatap masa depan dengan penuh harapan.
“Semoga kedatangan kami menjadi semangat bagi keluarga yang terdampak untuk menjalani hari ke depan. Kami percaya Tuhan akan memberikan kekuatan untuk melewati semua ini,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan doa dan empati khusus kepada salah satu keluarga korban yang tengah berduka, karena selain rumah terbakar, juga baru saja kehilangan anggota keluarga.
“Kami ikut mendoakan agar keluarga yang terdampak diberi kekuatan dan ketabahan. Tidak ada yang menginginkan musibah seperti ini, tapi kami percaya ada rencana terbaik Tuhan di balik semua yang terjadi,” tutupnya.














