Home / Tak Berkategori

LPMP Nilai Rotasi Silang Guru Tidak Efektif

- Jurnalis

Selasa, 25 Januari 2011 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalimantan Tengah, menilai rencana rotasi silang guru yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan setempat bisa tidak dapat berjalan efektif. <p style="text-align: justify;">"Saya sangsi, apa yang diprogramkan akan menjadi sia-sia dan hanya membuat pekerjaan baru,"kata Kepala LPMP Kalteng, Krisnayadi Toendan, di Palangka Raya, Selasa. <br /><br />Apalagi jika rotasi hanya dilakukan dengan memindahkan tempat mengajar, tanpa menempatkan guru yang dirotasi menetap di lokasi baru, terlebih jarak dari rumah ke sekolah jauh. <br /><br />"Jangankan di luar kota, di dalam kota saja, terkadang masih ada guru yang terlambat datang mengajar, selain itu juga pasti akan terjadi pro dan kontra terhadap guru terutama yang sudah lama mengajar di dalam kota," ucapnya. <br /><br />Dijelaskannya, program tersebut sebenarnya sudah lama menjadi wacana Pemkot di daerah ini, untuk bisa lebih memeratakan mutu pendidikan di daerah terpencil, akan tetapi hingga kini belum dapat terlaksana. <br /><br />"saya sarankan, lebih baik dipikirkan kembali apa yang ingin direncanakan, tapi demikian saya menghargai program tersebut," katanya. <br /><br />Dijelaskannya, rotasi silang guru yang akan dimulai tahun ajaran 2011 oleh dinas terkait, untuk meratakan mutu pendidikan memang bagus, namun jika dilakukan dimutasi agar menetap pada tempat mengajar yang baru. <br /><br />Tapi jika hanya guru rotasi ke daerah terpencil, sesuai jam mengajar, ia kembali meminta pada dinas terkait untuk mempertimbangkan rencana tersebut, jangan hanya ingin mencoba suatu program sehingga para siswa menjadi terlantar. <br /><br />Lebih baik di daerah terpencil yang dianggap kurang merata mutu pendidikan, agar lebih diperhatikan lagi apa yang menjadi kekurangan di sana. <br /><br />Ia mengimbau Pemkot Palangka Raya untuk penempatan pegawai negeri sipil (PNS) guru tahun ini, agar di taruh di lokasi yang dianggap kurang tenaga pengajarnya, dengan membuat perjanjian kontrak, agar tidak minta pindah ke kota setelah penghapusan cpns. <br /><br />Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Palangka Raya, Ikhwanuddin, tetap akan melakukan pertukaran guru atau disebut program silang guru, meskipun masih diragukan keefektifannya, dimana para guru yang bertugas di daerah pinggiran akan ditukar sementara dengan pendidik yang bertugas di sekolah kota. <br /><br />Program silang, bertujuan untuk pemerataan pendidikan, agar guru di kota yang dinilai lebih memiliki kemampuan keilmuan dan teknologi daripada guru di daerah pinggiran, dapat dapat mentrasfer ilmunya pada anak didik di daerah rural itu. <br /><br />Dengan demikian ada pemerataan ilmu bagi anak didik di kota dengan di daerah pinggiran,ujarnya. <br /><br />Bagi guru yang bertugas di daerah pinggiran dapat menimba ilmu pada sekolah yang lebih maju di kota, baik belajar mengenai tata kelola pendidikan di sekolah kota yang lebih baik dari tempat mereka mengajar di desa. <br /><br />"Jadi setelah program selesai, mereka mendapat banyak masukan ilmu selama mengajar di kota," kata Ikhwanuddin. <br /><br />Pelaksanaan rotasi akan mulai diimplementasikan dengan tahap awal hanya sejumlah kecil guru saja yang akan ditugaskan untuk mengikuti program ini. Pihaknya akan melakukan evaluasi setelah gelombang pertama menyelesaikan tugasnya. <br /><br />Rencananya, guru yang ditugaskan mengikuti program ini akan berpindah tugas sementara dari kota ke penggiran dan sebaliknya dari pinggiran ke kota selama tiga bulan.<strong> (das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM
Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Senin, 16 Februari 2026 - 16:56 WIB

Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:03 WIB

Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:44 WIB

Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terbaru