SINTANG, KN – Maraknya kasus pencurian buah sawit milik perusahaan di wilayah Kayan Hilir Kabupaten Sintang menjadi perhatian serius berbagai pihak. Salah satu u DPRD Sintang dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Juni, turut angkat bicara terkait situasi yang dinilainya cukup memprihatinkan tersebut.
- Dalam keterangannya, Juni menyayangkan maraknya aksi pencurian yang diduga dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Ia menilai, perlu dilakukan penelusuran lebih dalam untuk mengetahui akar persoalan yang menyebabkan tindakan melanggar hukum ini terus terjadi.
“Ini perlu dicari akar permasalahannya. Apakah pencurian ini terjadi karena adanya kekecewaan dari masyarakat terhadap perusahaan, atau memang ada pihak tertentu yang mengkoordinir aksi ini secara terorganisir,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/7).
Menurutnya, jika masalah ini dibiarkan tanpa penyelesaian yang menyentuh akar persoalan, maka dikhawatirkan akan terus berulang dan berdampak pada stabilitas keamanan di daerah tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat, pihaknya terbatas dalam kewenangan hukum, dan penanganan langsung terhadap tindakan kriminal adalah ranah aparat penegak hukum.
“Kami di DPRD tentu akan menyampaikan aspirasi dan mendorong agar ada penyelesaian. Tapi jika sudah masuk ranah pidana, maka itu menjadi wewenang pihak berwajib,” kata Juni.
Ia berharap pihak kepolisian dapat bertindak cepat dan tepat dalam menangani kasus ini, serta perusahaan juga membuka ruang dialog dengan masyarakat sekitar guna mencegah terjadinya konflik lebih lanjut.
“Kita semua ingin daerah ini aman, masyarakat sejahtera, dan perusahaan bisa menjalankan aktivitasnya tanpa gangguan,” tutupnya.














