SINTANG, KN, Wakil Bupati Sintang, Melkianus mengatakan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sintang wajib menggunakan pakaian batik khas Sintang. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang, Jumat 17 Februari 2023
Melkianus mengaku setuju kalau pada setiap hari kamis seluruh Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang diwajibkan menggunakan baju yang dibuat dari bahan batik khas Kabupaten Sintang dan dibuat oleh warga Kabupaten Sintang.
“Sebenarnya kalau saya lihat, ASN Pemkab Sintang sudah banyak yang menggunakan baju batik khas Sintang. Hanya saja menurut saya ke depan perlu diseragamkan lagi motifnya,” ucap Melkianus.
Menurut Melkianus, usulan dan saran kepada Pemkab Sintang soal penggunaan baju batik khas Sintang ini sangat perlu diterima. Pasalnya penggunaan baju batik khas Sintang ini perlu diperkenalkan.
“Kita perkenalkan motif batik Sintang kepada masyarakat luas, serta untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan ASN Pemkab Sintang,” ungkapnya.
Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Lismaryani Sutarmidji menyampaikan dukungan agar ASN Pemkab Sintang memakai baju batik khas Sintang pada setiap hari kamis.
“Mengapa saya dukung, karena hanya Kabupaten Sintang saja yang belum menggunakan batik khas daerahnya setiap hari kamis. Kabupaten kota lain sudah menggunakan baju batik khas kabupatennya masing-masing,” jelas Lismaryani Sutarmidji.
Oleh sebab itu, ia berharap kain batik khas Sintang bisa segera digunakan ASN Pemkab Sintang setiap hari kamis. Ia menilai ASN dulu-lah memberikan contoh kepada masyarakat untuk menggunakan produk daerahnya berupa kain batik khas Sintang ini.
“Saya saja hari ini memakai kain tenun Sintang dan kami di Provinsi Kalbar sudah menyiapkan 14 pakaian sesuai khas kabupaten kota yang ada di Kalbar. Jadi kalau kami berkunjung ke Sintang, kami wajib menggunakan batik atau tenun Sintang,” pungkasnya.
Sumber: Rilis Prokopim














