Menghadapi Tantangan di Dunia Ketenagakerjaan: Solusi Terencana di Sintang

- Jurnalis

Kamis, 12 Oktober 2023 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG, KN – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sintang, Subendi, membahas sejumlah tantangan yang dihadapi dalam sektor tenaga kerja di Bumi Senentang. Dengan lonjakan investasi, terutama di bidang perkebunan, muncul kompleksitas masalah yang memerlukan solusi terencana.

Subendi menjelaskan bahwa sebagian besar masalah di sektor perkebunan berawal dari isu ketenagakerjaan. Salah satu contoh kasus yang diangkatnya terkait demo masyarakat di Julong, yang dimulai dari ketidakpuasan terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA) dan berdampak pada tuntutan serta konsekuensi lainnya.

“Masalah di sektor perkebunan sering kali berakar pada persoalan ketenagakerjaan. Seperti kasus di Julong, dimana permasalahan awalnya terkait tenaga kerja, kemudian menyebar ke aspek lainnya,” tutur Subendi.

Subendi menyoroti permasalahan di Julong, di mana masalah ketenagakerjaan menjadi akar sejumlah isu, terutama terkait mogoknya pekerja dan dampak negatifnya pada kondisi kesejahteraan mereka.

“Pemogokan di perkebunan bisa berdampak pada isu ketenagakerjaan. Saat operasional terhenti, konsekuensinya adalah gaji karyawan terhenti, yang pada gilirannya bisa menciptakan masalah pekerjaan di sektor perkebunan,” terangnya.

Dalam menanggapi tantangan ketenagakerjaan, Subendi mengungkapkan bahwa pihaknya secara rutin terlibat dalam mediasi perselisihan hubungan industrial. Persoalan seperti hak-hak pekerja, pemutusan hubungan kerja (PHK), masalah lembur, dan sebagainya seringkali menjadi fokus mediasi tersebut.

“Hanya tahun ini, kami sudah menyelesaikan 11 kasus ketenagakerjaan. Hanya satu atau dua kasus yang berlanjut ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). Hal ini mencerminkan kesadaran masyarakat untuk menyelesaikan isu ketenagakerjaan melalui dinas tenaga kerja,” ungkapnya.

Subendi menambahkan bahwa kesadaran masyarakat semakin meningkat, dengan sektor-sektor seperti karyawan ponsel, toko ritel, dan hotel lebih memilih menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan melalui dinas yang dipimpinnya.

(Rilis Kominfo Sintang)

Berita Terkait

Resmikan SPPG di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Bupati Sintang Langsung Bagikan MBG di SDN 26 Sintang
Kesra Sintang Kumpulkan 129 Penerima Hibah Tahun 2026, Ingatkan Jangan Fiktif
Bupati Sintang Warning 129 Penerima Dana Hibah 
Pemkab Sintang Terima 5 Piagam Usai Upacara HUT ke-69 Provinsi Kalbar di Pontianak
Setda Sintang Luncurkan Akun Media Sosial, Perkuat Penyampaian Informasi Kepada Masyarakat
Dampak Pemotongan Anggaran, Pemkab Sintang Ubah Cara Musrenbang 2026
Pemkab Sintang Dukung Pengajian Keliling BKMT
Wabup Sintang Dorong Lemkari Sintang Hasilkan Generasi Tangguh dan Atlet Karate Berprestasi

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:10 WIB

Resmikan SPPG di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Bupati Sintang Langsung Bagikan MBG di SDN 26 Sintang

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:05 WIB

Kesra Sintang Kumpulkan 129 Penerima Hibah Tahun 2026, Ingatkan Jangan Fiktif

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:02 WIB

Bupati Sintang Warning 129 Penerima Dana Hibah 

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sintang Terima 5 Piagam Usai Upacara HUT ke-69 Provinsi Kalbar di Pontianak

Senin, 26 Januari 2026 - 16:29 WIB

Setda Sintang Luncurkan Akun Media Sosial, Perkuat Penyampaian Informasi Kepada Masyarakat

Berita Terbaru