Meninggal Di Sintang, PDP Asal Sekadau Negatif Covid-19

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2020 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru bicara gugus tugas penanganan wabah Covid-19 Kabupaten Sekadau, Henry Alpius

i

Juru bicara gugus tugas penanganan wabah Covid-19 Kabupaten Sekadau, Henry Alpius

SEKADAU, KN – Pasien asal Sungai Ayak berusia 71 tahun yang meninggal di RSUD Ade M Djoen Sintang pada 11 April lalu negatif Covid-19.

Juru bicara gugus tugas penanganan wabah Covid-19 Kabupaten Sekadau, Henry Alpius mengungkapkan pihaknya  mendapat laporan hasil pemeriksaan Swab oleh Laboratorium Balai Besar Tehnik Kesehatan Lingkungan dan Pengedalian Penyakit Jakarta, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) terhadap pasien tersebut pada Jumat (24/04/2020) kemarin.

“Dengan demikian bahwa pasien tersebut meninggal bukan disebabkan
oleh penyakit Covid-19 tapi oleh karena penyakit lainnya. Gugus tugas telah melakukan protap dan prosedur yang sesuai dengan pedoman penanganan protokol kesehatan dalam rangka mengantisipasi penyebaran wabah Covid -19 di Kabupaten Sekadau,” kata Henry dalam siaran persnya Sabtu, (25/04/2020).

Artinya, hingga saat ini belum ditemukan kasus positif covid-19 di Kabupaten Sekadau.

Namun, masyarakat diharapkan terus melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran wabah virus Covid 19 ini sesuai anjuran pemerintah.

“Jangan mudik, libur atau piknik. Hindari Keramaian dan jaga jarak sosial. Tetap tinggal di rumah. Jika ada keperluan medesak harus keluar pergunakan masker. Cuci tangan menggunakan sabun di air mengalir. Tingkatkan pola hidup bersih dan sehat. Bantu pemerintah dengan cara lapor ke petugas kesehatan bila ada keluarga dan sanak famili yang datang dari daerah terjangkit,” himbaunya.

Terkait dengan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang hasil pemeriksaan rapid
test nya reaktif, ia belum tentu positif covid-19.

Rapid test, kata Henry, merupakan screening awal bagi ODP dan orang yang beresiko tinggi.

“Maka kita mengimbau untuk mengisolasi diri sendiri secara ketat selama 14 hari dengan pengawasan. OTG ini harus bisa diterima di masyarakat dan harus diberi semangat,” saran Henry.

Sampai hari ini data ODP di Kabupten Sekadau berjumlah 79 orang, OTG 9 orang, PDP 1 orang dirawat di RSUD Sintang, sedang menunggu hasil Pemeriksaan Laboratorium PCR 4 orang. (Red/Acil)

Berita Terkait

Jembatan Gantung di Balai Sepuak Dalam Kondisi Memprihatinkan 
BKSN Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau Resmi Ditutup
Kisruh Pemilihan Anggota Bawaslu Sekadau
PA Fraksi Hanura Terhadap APBD Perubahan Tahun 2023
BKSN Paroki Sekadau Resmi Dibuka
Subarno Hadiri Pembukaan BKSN Tahun 2023
PA Fraksi DPRD Terhadap Raperda Perubahan TA 2023
Abun Tono Hadiri Misa Syukur 25 Tahun imamat

Berita Terkait

Sabtu, 13 September 2025 - 17:22 WIB

Jembatan Gantung di Balai Sepuak Dalam Kondisi Memprihatinkan 

Sabtu, 30 September 2023 - 21:52 WIB

BKSN Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau Resmi Ditutup

Kamis, 28 September 2023 - 18:42 WIB

Kisruh Pemilihan Anggota Bawaslu Sekadau

Rabu, 27 September 2023 - 19:05 WIB

PA Fraksi Hanura Terhadap APBD Perubahan Tahun 2023

Rabu, 27 September 2023 - 18:57 WIB

BKSN Paroki Sekadau Resmi Dibuka

Berita Terbaru