Pembukaan Pameran HKG PKK dan BBGRM di Melawi

oleh

MELAWI – Sejak 4 hingga 6 September, Kabupaten Melawi menjadi tuan rumah berbagai peringatan. Diantaranya Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XV, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 46, Hari Krida Pertanian (HKP) ke 46, Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38, Hari Keluarga Nasional (HKN) ke XXV dan Pencanangan PKK KB Kes tingkat Provinsi Kalbar tahun 2018. Dimana pembukaan tersebut sudah dimulai sejak Bupati Melawi, Panji membuka kegiatan pameran di Stadion Raden Temenggung Setia Pahlawan, Selasa sore (4/9).

Pembukaan tersebut juga dihadiri Asisten II Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kalimantan Barat, DR. Drs. Syarif Kamaruzaman, M.Si, Forkopinda, sejumlah perwakilan bupati serta ketua PKK dari berbagai kabupaten kota, serta sejumlah pejabat dilingkungan Provinsi kalbar dan kabupaten kota lainnya. Pada Pameran tersebutterdapat 50 stan yang telah diisi oleh 14 PKK kabupaten kota se Kalbar serta PKK Provinsi Kalbar. Serta pameran dari OPD tingkat Provinsi Kalbar serta perwakilan OPD dari kabupaten lainnya.

Panji dalam sambutannya mengapresiasi Pemprov Kalbar yang telah mempercayakan Melawi sebagai tuan rumah untuk enam kegiatan peringatan yang digelar serentak selama 4 September hingga 6 September. Dimulai dengan pembukaan pameran hari ini.

“Pameran ini juga menjadi perwujudan bahwa kita satu kesatuan dan saling mengisi. Mungkin nanti kita bisa menemukan hal yang baru dari kabupaten kota lainnya yang masing masing akan menunjukkan produk atau inovasi unggulan,” katanya.

Menurut Panji, dengan digelarnya pameran ini, ada kemajuan pembangunan yang bisa disebar dan di-sharing, sehingga bisa menjadi landasan kemajuan bagi masyarakat di Kalbar. Tema peringatan kali ini yakni tingkatkan peran lembaga masyarakat desa untuk mewujudkan kemandirian pangan, kerukunan keluarga bahagia sejahtera. Harus didukung dan melibatkan seluruh komponen masyarakat yang ada.
“Nilai kebersamaan dan kegotongroyongan harus terus dikembangkan melalui proses perencanaan dan menggalang aspirasi dan mewujudkan secara nyata,” ucapnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, melalui kegiatan tersebut, hendaknya dapat bersama mengukir kembali komitmen untuk saling membantu, merasa memiliki dan beertanggungjawab dalam meningkatkan nilai-nilai solidaritas sosial dalam pelaksanaan pembangunan bangsa. Sehingga beban berat dapat dipikul bersama sebagai perwujudan kesadaran dan tanggungjawab sebagai warga negara yang baik.

“Jika komitmen yang mulia ini dapat kita pegang dan dilaksanakan secara konsisten, maka saya percaya pertumbuhan dan perbaikan diberbagai sektor pembangunan akan cepat dapat terwujud. Hal ini sangat tergantung dari komirmen dan tindakan kita bersama pada hari ini,” ungkapnya. (Ed/KN)