Pemerintah Diminta Berikan Perhatikan Khusus untuk UMKM

- Jurnalis

Rabu, 8 Juni 2022 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mainar Puspa Sari

i

Mainar Puspa Sari

SINTANG, KN – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu mendapat sokongan dalam menghadapi pascapandemi Covid-19. Dukungan ini diperlukan karena kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional mencapai 75 persen.

Hal inipun disampaikan oleh Mainar Puspa Sari, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, baru-baru ini.

Politisi Partai Demokrat ini menuturkan, sejauh ini UMKM memiliki peran sentral dalam perputaran roda ekonomi di daerah kabupaten/kota seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Sintang.

Manair Puspa Sari menilai UMKM sudah beberapa kali diuji dengan kondisi yang sangat rumit, seperti pada masa 1998 dan pandemi Covid-19 saat ini yang belum berakhir, namun tetap juga bertahan.

“Coba kita lihat dua tahun belakangan ini ketika pandemi covid-19 mengalami ouncak gelombang tertingginya, betapa tangguhnya UMKM, tetap juga bertahan, ini harus menjadi perhatian khusus agar mereka bisa dibantu permodalan, sehingga roda ekonomi masyarakat tetap berputar dan kembali stabil, meskipun tidak bisa sesempurna sebelumnya, karena keterbatasan anggaran masih menjadi kendala yang dihadapi pemerintah,” ungkap Mainar Puspa Sari.

Mainar Puspa Sari menambahkan, untuk memberikan bantuan permodalan, diharapkan pihak pemerintah tidak memberikan persyaratan yang begitu rumit kepada pelaku usaha kecil dan menengah, agar usaha mereka tetap lancar.

“Kalau kita semua sejalan untuk membantu pelaku usaha kecil dan menengah, maka mari kita sepakati agar jangan ada prosedur yang sulit bagi pelaku usaha untuk memberikan pinjaman modal, sehingga perputaran ekonomi pada kalangan masyarakat tetap berjalan optimal,” tegas dewan dari Dapil Sintang 1 ini.

Pernyataan Mainar Puspa Sari ini disambut baik oleh Heni Astuti, warga Kampung Landang, Kecamatan Sintang, salah satu pedagang makanan dan minuman, yang merupakan pelaku usaha kecil.

Heni Astuti mengatakan, selama ini ia dan teman-teman pelaku usaha kecil dihadapkan pada prosedur berbeli-belit dan jika ada bantuan bunga pengembalian dirasa cukup tinggi, sehingga mereka merasa pemerintah kurang memperhatikan.

“Kami sangat mendukung ide bu Mainar Puspa Sari, dimana selama ini kami memang terkendala dengan permodalan dan berbagai prosedur,” ungkap Heni Astuti.

Olehkarenanya, Heni Astuti berharap, semoga para wakil rakyat yang ada di DPRD Sintang dapat memperjuangkan semua aspirasi para pedagang saat ini. “Ya, kita harap pelaku UMKM mendapat perhatian lah dari pemerintah, terutama soal permodalan,” pungkas Mainar Puspa Sari, wakil rakyat dari Dapil Sintang 1 ini. (*)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026
Laporan Badan Anggaran Berisi Rangkuman Hasil Evaluasi dan  Rekomendasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat

Berita Terbaru