Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, akan melaksanakan program kesehatan baru, yakni biaya bersalin gratis pada 2011, kata Kepala Dinas Kesehatan setempat Yuendri Irawanto di Sampit, Jumat. <p style="text-align: justify;"><br />"Pelaksanaan program biaya bersalin gratis kepada ibu hamil itu rencananya akan di mulai pada Maret 2011," kata Yuendri Irawanto. <br /><br />Digratiskannya biaya bersalin itu bertujuan untuk memacu ibu hamil rajin datang ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) memeriksakan kehamilannya. <br /><br />Ia mengatakan, tidak semua ibu hami nantinya akan mendapat pelayanan gratis, tapi hanya bagi mereka yang minimal memeriksakan kehamilannya sebanyak empat kali di puskesmas terdekat. <br /><br />Program biaya bersalin gratis juga bertujuan untuk menekan angka kematian ibu saat melahirkan, yaitu ibu hamil mendapatkan pelayanan medis dengan baik. <br /><br />"Kami harap adanya sikap proaktif dari para ibu hamil dan mereka harus secara rutin memeriksakan kehamilannya ke puskesmas atau bidan kesehatan minimal sebanyak empat kali sebelum melahirkan," katanya. <br /><br />Selain diminta memeriksakan kesehatan kandungan dengan rutin, ibu yang hamil juga harus mendapatkan imunisasi serta bersedia menandatangani perjanjian memberikan air susu ibu (ASI) kepada balitanya setelah lahir nanti. <br /><br />Pemberian ASI kepada anak minimal selama dua tahun bagi ibu yang mendapatkan pelayanan gratis saat bersalin dan pelayanan bersalin graris hanya akan dilakukan di Puskesmas Ketapang I, yakni sebagai daerah percontohan. <br /><br />Program pemerintah itu ke depannya, kata dia, akan diterapkan di semua kecamatan, dengan catatan yang diberikan pelayanan bersalin gratis hanya untuk anak pertama dan kedua. <br /><br />Pemerintah daerah tidak akan memberikan biaya bersalin gratis bagi kelahiran anak ketiga dan seterusnya. Kepada para ibu hamil diharapkan tetap menjaga kesehatan, yakni secara rutin memeriksakan diri ke puskesmas. <br /><br />Ibu hamil juga diminta untuk memberikan perhatian khusus berupa mengkonsumsi makanan bergizi agar kesehatan janin di dalam kandungan terjaga. Hal itu berlaku bagi mereka yang kurang mampu atau taraf ekonomi rendah, kata dia. <br /><br />Pemberian imunisasi setelah melahirkan juga akan diberikan kepada bayinya. Guna menjaga pertumbuhan kesehatan bayi setelah dilahirkan, meski saat ini dinas kesehatan belum mendapatkan data resmi soal tingginya angka ibu meninggal saat melahirkan. <br /><br />"Angka kematian ibu melahirkan harus ditekan, sebab kebanyakan ibu meninggal saat melahirkan kebanyakan karena tidak mengkonsumsi makanan tambahan yang bergizi," kata dia. <br /><br />Ibu hamil, lanjut dia, harus rajin memeriksakan kesehatan kandungannya sesuai dengan aturannya, sebab apabila tidak memeriksakan diri secara medis tidak diketahui apabila terjadi kelainan saat melahirkan. <br /><br />"Bagaimana kami mau melayani dengan baik kalau yang punya kandungan saja malas memeriksakan kehamilannya dan untuk memancing agar ibu hamil mau memeriksakan diri maka pemerintah daerah membuat program memberikan pelayanan gratis saat bersalin," kata dia. <strong>(das/ant)</strong></p>











