Pemkab Malinau menggelar Seminar Nasional bertema “Perbatasan Kuat, Indonesia Bermartabat”

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALINAU, KN – Pemerintah Kabupaten Malinau menggelar Seminar Nasional bertema “Perbatasan Kuat, Indonesia Bermartabat” dengan subtema “504: Malinau Beranda Merah Putih”.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari Deputi I BNPP Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, Deputi I Kantor Staf Presiden RI, Bupati Malinau, serta Kepala BNPP Provinsi Kalimantan Utara. Guru Besar Universitas Mulawarman (UNMUL) menjadi moderator dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan berlangsung di Ruang Tebengang, Jumat (24/10/2025) dan disiarkan secara langsung melalui YouTube Diskominfo Malinau.

Ditemui usai acara, Bupati Malinau Wempi W Mawa, S.E., M.H., menegaskan pentingnya menjaga kehormatan bangsa melalui penguatan wilayah perbatasan, khususnya di kawasan sepanjang 504 kilometer yang berada di Kabupaten Malinau, termasuk wilayah Apau Kayan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Menurutnya, persoalan di perbatasan tidak hanya menyangkut infrastruktur, tapi juga menyentuh martabat dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Potensi di perbatasan harus dijaga. Yang dijaga bukan hanya wilayahnya, tetapi juga manusianya, kehormatan, pendidikan, SDM, kesehatan, hingga ekonominya,” tegas Bupati.

Wempi menjelaskan, pembangunan di wilayah perbatasan kerap terkendala regulasi dan perizinan kehutanan, karena sebagian besar wilayah Malinau berada dalam kawasan hutan. Kondisi itu membuat percepatan pembangunan membutuhkan koordinasi panjang lintas kabupaten, provinsi hingga kementerian.

Sebagai solusi, Bupati mendorong lahirnya kebijakan strategis nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat perbatasan.

Salah satu opsi yang terus diperjuangkan adalah pemekaran wilayah Apau Kayan menjadi Daerah Otonom Baru (DOB), mengingat urgensi aspek pertahanan, keamanan, dan kesenjangan pembangunan dari ibukota kabupaten.

“Jika kepentingannya menyangkut kehormatan bangsa, kebijakan strategis bisa diputuskan langsung oleh Presiden. Kami sudah menyampaikan aspirasi ini dan berharap dapat menjadi keputusan politik nyata bagi masa depan perbatasan,” ujarnya. (prokopim_malinau)

Berita Terkait

Bupati Malinau, Resmikan Gedung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Malinau Jemaat Kelapis
Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Polres Barut Ungkap Kasus Penembakan
Bangun Sinergi dan Pelayanan Publik, Gubernur Zainal Raih The Best Governor 2026
Bupati Wempi Apresiasi Jalan Santai Kerukunan HAB Kemenag ke-80 dan Harlah NU ke-100
Kasus Penembakan Senjata api rakitan Domduman Ilegal, di Area Crusher PT Sukma Surya 234, Tersangka Diancam Hukuman Mati
Ketua TP PKK Malinau Bersama Organisasi Wanita Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Respen Tubu
Pemkot Tarakan Raih Penghargaan UHC Pratama

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:03 WIB

Bupati Malinau, Resmikan Gedung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Malinau Jemaat Kelapis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:14 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Polres Barut Ungkap Kasus Penembakan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:49 WIB

Bangun Sinergi dan Pelayanan Publik, Gubernur Zainal Raih The Best Governor 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:46 WIB

Bupati Wempi Apresiasi Jalan Santai Kerukunan HAB Kemenag ke-80 dan Harlah NU ke-100

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ketua TP PKK Malinau Bersama Organisasi Wanita Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Respen Tubu

Berita Terbaru