TARAKAN, KN – Upaya membuka peluang pendidikan tinggi bagi generasi muda Kalimantan Utara (Kaltara) terus diperkuat. Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., bertemu dengan Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H., guna membahas langkah memperluas akses kuliah bagi putra-putri asli daerah.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Rektor UBT, Kamis (5/3), menyoroti upaya agar generasi muda Kaltara dapat memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terkendala biaya maupun keterbatasan informasi.
Wagub Ingkong menyampaikan bahwa selama ini banyak orang tua di Kaltara harus menanggung beban biaya besar ketika anak mereka melanjutkan pendidikan ke luar daerah.
Menurutnya, keberadaan UBT sebagai perguruan tinggi negeri di wilayah perbatasan diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat Kaltara untuk memperoleh pendidikan tinggi berkualitas di daerah sendiri.
“Kami berharap UBT dapat terus mengakomodasi putra-putri Kaltara agar mendapat pendidikan yang lebih baik. Kami juga mengapresiasi kebijakan rektor yang memberi ruang khusus bagi anak-anak daerah,” kata Ingkong.
Dalam pertemuan tersebut turut dibahas kebijakan afirmasi atau kekhususan bagi putra-putri asli Kaltara sebagai langkah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara bersama Lembaga Adat Dayak juga berencana membahas program pendampingan atau try out bagi siswa-siswi, termasuk di wilayah perbatasan, agar lebih siap menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Selain itu, Ingkong menegaskan pemerintah daerah akan mendorong dukungan beasiswa dari pemerintah kabupaten/kota hingga dunia usaha.
“Kami akan mendorong skema beasiswa dari daerah dan juga dari dunia usaha agar putra-putri Kaltara dapat melanjutkan pendidikan mereka,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut juga terungkap masih adanya kesenjangan informasi di daerah pelosok dan perbatasan terkait peluang pendidikan di UBT.
Karena itu, Ingkong berharap informasi mengenai kesempatan kuliah di UBT dapat terus disebarluaskan sehingga minat generasi muda Kaltara untuk melanjutkan pendidikan di daerah sendiri semakin meningkat.
“Faktanya, mahasiswa di UBT didominasi oleh putra-putri Kaltara di semua fakultas. Kita ingin informasi ini sampai ke daerah perbatasan agar anak-anak kita semakin percaya diri melanjutkan kuliah di UBT,” tutupnya. (dkisp)


















