Perhatikan Sarpras Penyuluh KB untuk Tekan Stunting

- Jurnalis

Kamis, 23 Juni 2022 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sandan, Ketua Komisi C DPRD Sintang

i

Sandan, Ketua Komisi C DPRD Sintang

SINTANG, KN – Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Sandan meminta agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB)/Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Tujuannya agar mereka membantu mengatasi persoalan stunting secara maksimal.

Guna mempercepat penurunan angka stunting, politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, menekankan pentingnya Penyuluh KB dilibatkan dalam proses penanganan stunting.

“Kita minta perhatian BKKBN dan pemerintah daerah untuk kesejahteraan teman-teman penyuluh KB. Mereka membutuhkan tambahan insentif kesejahteraan untuk membantu penurunan angka stunting,” kata Sandan ketika ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, baru-baru ini.

Legislator DPRD Sintang ini berpendapat, bahwa penyuluh KB/Petugas Lapangan KB adalah ujung tombak atau garda depan program BKKBN di masyarakat. Mereka, papar Sandan, juga membutuhkan bantuan satana dan prasarana tambahan sebagai alat peraga untuk membantu edukasi secara intensif ke warga.

“Tentunya fasilitas pendukung seperti itu yang mesti dipenuhi pemerintah daerah. Dan yang paling utama lagi adalah pelatihan dan pembekalan khususnya dalam menghadapi tantangan di setiap daerah untuk menurunkan angka stunting,” ujar Sandan.

Tidak hanya itu, Sandan juga meminta agar pemerintah daerah melalui BKKBN melakukan koordinasi secara baik dengan lintas sektoral dan lembaga agar upaya pemerintah menekan angka stunting tidak terkesan saling lempar tanggung jawab.

“Tolong lakukan koordinasi, sinergitas dan kolaborasi dengan semua pihak sebab banyak program stunting ini yang berkaitan dengan banyak stakeholder. Jangan saling lempar tanggung jawab nantinya,” ucap Sandan dengan tegas.

Olehkarenanya, Sandan berharap BKKBN Sintang memiliki komitmen yang terarah dan terukur, terutama dalam upaya menekan angka stunting di kabupaten ini.

“Tentunya harus ada pembagian kerja yang jelas antara BKKBN dengan berbagai pihaknyang berkaitan menekan angka stunting di kabupaten ini. Untuk itu, koordinasi, sinergitas dan kolaborasi merupakan bagian pentingbyang tak dapat dipisahkan dalam menekan angka stunting di kabupaten ini,” ulas Sandan.

“Jangan sampai ke depannya lempar tanggung jawab dan wewenang. Kita tidak mau dalam penanggulangan stunting terjadi saling mengandalkan dan overlap antar stakeholder. Semua harus jelas siapa mengerjaian apa, agar target 2024 bisa tercapai,” pungkas Sandan, wakil rakyat dari Dapil Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau ini. (*)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026
Laporan Badan Anggaran Berisi Rangkuman Hasil Evaluasi dan  Rekomendasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat

Berita Terbaru