Perusahaan Makasar Ikut Lelang Di Sekadau Lolos Dengan Mudah, Heri Gani : Ada Yang Organisir

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2020 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKADAU, KN – Perusahaan yang ada Di Makasar, Sulawesi Selatan Dengan mudah saja mengikuti proses lelang yang ada di Kabupaten Sekadau Kalimantan Barat diduga ada yang mengorganisir. Ketua Gabungan Perusahaan Kontruksi (Gabpeksi) provinsi Kalimantam Barat Heryanto Gani,SE. menyesalkan adanya perusahaan luar provinsi Kalimantan Barat yang ikut lelang proyek DAU kabupaten dengan nilai hanya Rp.2.7 milyar.

Kita bukan mempermasalahkan mereka ikut lelang proyek disini, karna sistim lelang sudah mengunakan LPSE/online, hanya saja yang kita pertanyakan sepertinya ada orang dalam yang mengorganisir, sehinga mereka bisa dengan baik mengikuti semua proses lelang di kabupaten Sekadau Dari jadwal yang sudah ditentukan oleh sistem.

Lanjut dia, siapapun boleh ikut lelang proyek di Sekadau, hanya saja asal perusahaan mereka terlalu jauh, yakni dari Kota Makasar, secara etika mereka harus paham, kondisi daerah nya, Belum lgi situasi pandemi covid-19,bahwa di Sekadau juga ada teman-teman yang siap mengerjakan proyek dengan nilai segitu.

Artinya,secara aturan mereka tidak salah, hanya saja setiap angaran yang berasal dari dana APBD tentu untuk meningkatkan taraf hidup warga setempat, karna masing- masing daerah ada APBDnya. Jadi, kalau sudah ekspansi terlalu jauh secara etika sudah kurang mengena.

“Kita khwatir kalau kedatangan perusahaan dari luar provinsi yang ikut lelang proyek di kabupaten Sekadau, sepertinya terorganisir dengan baik. Jangan-jangan ada orang dalam yang bermain, bahkan tak jarang perusahaan luar ini jadi pemenang utama,”kata Heri Minggu, (03/05/2020).

Untuk itu ia meminta agar sesama penyedia jasa kontruksi, kita sama-sama paham, dengan cara mengutamakan etika, kendati kata dia, secara aturan tidak ada larangan bahkan internasional, akan tetapi paling tidak secara etika, kita harus paham, dengan teman-teman sesama pengusaha kontruksi di kabupaten tersebut.

“Hanya itu saja masalahnya, walaupun secara hukum sah-sah saja,” pintanya.

Lebih lanjut ketua Gabpeksi ini menyarankan, kalau seandainya memang desas-desus yang merebak, bahwa ada orang dalam yang mengorganisir itu benar adanya, maka hal ini sangat di sayangkan.

“Kita minta berdayakanlah para penyedia jasa konstruksi yang berasal dari daerah lokal atau setempat, karna saya yakin banyak yang masih mampu dan memenuhi syarat untuk itu,”ingatnya.

Penulis: Meliamus Acil

Berita Terkait

Jembatan Gantung di Balai Sepuak Dalam Kondisi Memprihatinkan 
BKSN Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau Resmi Ditutup
Kisruh Pemilihan Anggota Bawaslu Sekadau
PA Fraksi Hanura Terhadap APBD Perubahan Tahun 2023
BKSN Paroki Sekadau Resmi Dibuka
Subarno Hadiri Pembukaan BKSN Tahun 2023
PA Fraksi DPRD Terhadap Raperda Perubahan TA 2023
Abun Tono Hadiri Misa Syukur 25 Tahun imamat

Berita Terkait

Sabtu, 13 September 2025 - 17:22 WIB

Jembatan Gantung di Balai Sepuak Dalam Kondisi Memprihatinkan 

Sabtu, 30 September 2023 - 21:52 WIB

BKSN Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau Resmi Ditutup

Kamis, 28 September 2023 - 18:42 WIB

Kisruh Pemilihan Anggota Bawaslu Sekadau

Rabu, 27 September 2023 - 19:05 WIB

PA Fraksi Hanura Terhadap APBD Perubahan Tahun 2023

Rabu, 27 September 2023 - 18:57 WIB

BKSN Paroki Sekadau Resmi Dibuka

Berita Terbaru