Home / Tak Berkategori

Polisi Kotabaru Amankan Ratusan Potong Kayu Olahan

- Jurnalis

Kamis, 10 Februari 2011 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Polisi Sektor Pulau Laut Tengah, Kotabaru, Kalimantan Selatan, Selasa (8/2) menemukan ratusan batang atau sekitar 5 m3 kayu olahan jenis meranti campuran di Desa Salino, Pulau Laut Tengah. <p style="text-align: justify;">Wakapolres Kotabaru Komisaris Polisi Joko Sulistio, Kamis (10/02/2011), menjelaskan, kayu itu ditemukan petugas Kepolisian Polsek Pulau Laut Tengah di Desa Salino, Jalan Tanah Habang dimana lokasi tersebut merupakan daerah perkebunan coklat Selasa sekitar pukul 16.00 Wita. <br /><br />Ratusan batang kayu yang sudah diolah atau setengah jadi itu ditemukan Polisi saat melaksanakan patroli rutin. <br /><br />"Kini barang bukti sekitar 5 m3 kayu jenis meranti campuran (MC) diamankan di Polsek Pulau Laut Tengah, guna proses lebih lanjut," ujarnya. <br /><br />Sebelumnya, H Hasbi M Thawab saat masih menjabat Kepala Dinas Kehutanan Kotabaru beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya mulai meningkatkan pengawasan di pintu-pintu keluar dari hutan hingga patroli tengah malam untuk mencegah terjadinya pembalakan liar di kawasan Gunung Mandin dan kawasan hutan yang lain di daerah itu. <br /><br />Karena berdasarkan laporan warga, di daerah tersebut masih terjadi penebangan liar. <br /><br />"Namun setelah dilakukan pengintaian di daerah itu, petugas tidak pernah memergoki adanya aktivitas penebangan liar, atau truk yang mengangkut log hasil pembalakan," jelasnya. <br /><br />Hasbi tidak menepis, di daerah bendungan Gunung Mandin terkadang masih ada warga yang menebang pohon. <br /><br />Namun pohon yang ditebang itu bukan jenis kayu hutan, tetapi pohon kemiri dan jenis kayu yang lain. <br /><br />"Setelah diselidiki lebih dalam, pohon yang ditebang itu berada di lahan yang memiliki indentitas lahan berupa surat keterangan tanah," ujarnya. <br /><br />Menurut Hasbi, hal itu sedikit aneh, karena kawasan tersebut masuk kawasan hutan. <br /><br />"Bagaimana itu terjadi, warga bisa memiliki surat keterangan tanah di kawasan hutan," terang Hasbi. <br /><br />Hasbi menegaskan, beberapa tahun ini pembalakan liar di kawasan hutan Kotabaru telah sepi. <br /><br />"Untuk meminimalisir perambahan hutan, kami bukan hanya cukup melarang, tetapi kami juga memberi solusi melalui beberapa program strategis, seperti bentuan bibit dan yang lainnya," ujarnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen
Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal
Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang
Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai
Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau
 Anastasia Minta Masyarakat Sintang Harus Melek Teknologi
Anastasia Dorong Tenaga Pendidik di Sintang Kuasai Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pansus III DPRD Kaltara Kebut Pembahasan Dua Ranperda Strategis, Fokus SDA Kayan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 16:07 WIB

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen

Minggu, 12 April 2026 - 15:07 WIB

Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 14:14 WIB

Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play