Home / Tak Berkategori

Program Koridor Ekonomi Kalah Cepat Dengan Kalimantan

- Jurnalis

Rabu, 2 Februari 2011 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Ariffin, mengungkapkan, program pusat tentang "Koridor Ekonomi" kalah cepat dibandingkan dengan program Kalimantan. <p style="text-align: justify;">"Pemerintah pusat mencanangkan koridor ekonomi pada 2010, kita sudah melakukan sejak 2005," kata Rudy Ariffin di Banjarmasin, Rabu (02/02/2011). <br /><br />Pembangunan berdasarkan Koridor Ekonomi yaitu membagi pembangunan perekonomian di wilayah Indonesia dalam enam klaster. <br /><br />Dalam koridor ekonomi tersebut akan dibangun hubungan atau konektisitas daerah untuk menghubungkan pusat-pusat ekonomi sebelumnya dengan pusat ekonomi yang baru. <br /><br />Dengan demikian, maka pertumbuhan pembangunan infrastruktur juga akan berkembang lebih pesat dari saat ini, tanpa melihat per wilayah lagi. <br /><br />Pernyataan Gubernur tersebut menjawab pertanyaan wartawan tentang persiapan Kalsel dalam menghadapi realisasi dilaksanakannya program koridor ekonomi. <br /><br />"Kalau kita sudah melaksanakan sejak 2005 dengan adanya forum komunikasi empat gubernur Kalimantan yang bertujuan untuk membangun sinergisitas empat provinsi tersebut," katanya. <br /><br />Sementara pemerintah pusat, kata dia, baru memprogramkan pada 2010 dan pelaksanaannya dimulai 2011 ini. <br /><br />Menurut dia, pembangunan tidak bisa dilaksanakan secara sendiri-sendiri seperti yang terjadi selama ini, tetapi harus saling bersinergi dan bahu-membahu, sehingga masing-masing daerah bisa saling mengisi. <br /><br />"Yang terjadi selama ini, masing-masing daerah memiliki ego sendiri," katanya. <br /><br />Rudy mencontohkan, Jawa Timur memiliki pabrik gula sedangkan Kalsel tidak. Seharusnya ada kebijakan gula Jawa Timur bisa dikirim ke Kalsel. <br /><br />Faktanya, kata dia, pemerintah Jawa Timur mengeluarkan kebijakan melarang gula daerah tersebut dikirim ke Kalsel maupun daerah lainnya. <br /><br />Dengan adanya koridor ekonomi tersebut, Gubernur berharap hubungan perekonomian bisa terjalin lebih baik. <br /><br />"Kendati wilayah Kalimantan telah melakukan program sinergisitas tersebut, namun belum berhasil maksimal," katanya. <br /><br />Menurut Gubernur, ada beberapa program pembangunan yang kini belum terealisasi dengan baik, seperti pembangunan Trans Kalimantan yang seharusnya selesai pada 2009, namun hingga kini masih terkendala. <br /><br />Sebelumnya, pemerintah pusat akan mengesahkan pelaksanaan koridor ekonomi pada April 2011. <br /><br />Hal itu disampaikan Menteri Perekonomian Hatta Rajasa di Banjarmasin usai pembukaan sidang Dewan Pleno II dan Musyawarah Nasional Khusus Hipmi di Mahligai Pancasila. <br /><br />Koridor ekonomi yang telah dibahas dan dipersiapkan sejak 2010 tersebut, kata dia, merupakan pembangunan berbasis wilayah dengan membangun pusat ekonomi baru di tanah air. <br /><br />Enam koridor tersebut meliputi, Sumatera dan Jawa Barat bagian utara, bagian timur Pantai Utara Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan timur Jawa plus Bali dan Nusa Tenggara.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Berita Terbaru