Puskesmas Tanjung Puri Bergerak Cepat Tangani Lonjakan Kasus DBD dengan Upaya Pencegahan

- Jurnalis

Rabu, 11 Oktober 2023 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG, KN – Dr. Andar Jimmy Pintabar, Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Tanjung Puri, menjelaskan bahwa puskesmas tersebut mengalami dampak signifikan akibat lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi. Upaya pencegahan dan penanganan telah dilakukan sejak Juli 2023, namun masih dihadapi beberapa tantangan.

“Kami telah bergerak sejak Juli 2023 untuk mencegah meluasnya kasus DBD. Saat ada pasien DBD yang datang ke puskesmas, kami segera mengambil langkah antisipatif seperti Penyelidikan Epidemiologi (PE) DBD. Tantangan utama kami adalah pola pikir masyarakat yang cenderung mengandalkan foging sebagai solusi untuk mengatasi DBD,” terang dr. Andar Jimmy Pintabar.

Dikatakan bahwa masyarakat seringkali meminta fogging segera dilakukan ketika terdapat kasus DBD. Meskipun Puskesmas Tanjung Puri telah melakukan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk sejak Juli 2023, masih banyak masyarakat yang tidak mau turut serta. Untuk mengatasi hal ini, puskesmas telah mengadakan lokakarya lintas sektor yang melibatkan kepala puskesmas, kepala desa, dan lurah guna meningkatkan kesadaran akan upaya pencegahan DBD.

“Pemberantasan sarang nyamuk secara masif adalah yang efektif. Saat kami melakukan PE di sekolah, ditemukan banyak jentik dan sarang nyamuk. Meskipun masyarakat lebih memprioritaskan fogging, kami yakin bahwa pemberantasan sarang nyamuk secara masif lebih efektif. Kami siap melakukan fogging jika diperlukan, tetapi ini harus didasari oleh hasil PE yang membenarkan langkah tersebut,” tambah dr. Andar Jimmy Pintabar.

Menanggapi kesulitan yang dihadapi, terutama terkait pasokan solar dan dana yang terbatas, dr. Andar Jimmy Pintabar menyampaikan kesiapan untuk menghadapi status Kejadian Luar Biasa (KLB) jika diperlukan. Namun, ia juga menyadari bahwa hal ini akan membawa konsekuensi tertentu. Di wilayah kerjanya, Puskesmas Tanjung Puri mencatat 79 kasus DBD dan telah melakukan tindakan PE serta fogging di 31 lokasi.

“Kami mengajak partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan DBD. Kadang kami menghadapi situasi sulit, seperti diminta fogging tanpa laporan kasus atau dihadapkan pada keterbatasan solar. Kami membutuhkan dukungan semua pihak agar upaya pencegahan ini dapat berhasil. Keterlibatan dan laporan masyarakat sangat berarti bagi kami,” pungkas dr. Andar Jimmy Pintabar.

(Rilis Kominfo Sintang)

Berita Terkait

Bupati Sintang Dorong Program MBG Libatkan Pengusaha dan Tenaga Kerja Lokal
Jalan Bedayan Sepauk Viral di Media Sosial, Ini Tanggapan Bupati Sintang
Massa Aksi Mulai Padati PN Sintang, Andreas Panglima Asap Serukan LJA Angkat Kaki
Aksi di PN Sintang, Andreas “Panglima Asap” Sebut 3.000 Massa Akan Turun
Utang Tak Dibayar, Kontraktor Ambil Jaminan Alat Berat Yang Diserahkan PT LJA, Berujung Polemik
Respon Cepat Layanan 110 Polres Sintang: Bantu Evakuasi Warga Ke Rumah Sakit
Tokoh Muda Sintang Andreas “Panglima Asap” Konsisten Kawal Pemekaran Provinsi Kapuas Raya
Andreas Panglima Asap Apresiasi TNI-Polri Gagalkan Peredaran Sabu Puluhan Kilogram di Kalbar

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 12:22 WIB

Bupati Sintang Dorong Program MBG Libatkan Pengusaha dan Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:26 WIB

Jalan Bedayan Sepauk Viral di Media Sosial, Ini Tanggapan Bupati Sintang

Senin, 30 Maret 2026 - 09:29 WIB

Massa Aksi Mulai Padati PN Sintang, Andreas Panglima Asap Serukan LJA Angkat Kaki

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:31 WIB

Aksi di PN Sintang, Andreas “Panglima Asap” Sebut 3.000 Massa Akan Turun

Minggu, 29 Maret 2026 - 00:49 WIB

Utang Tak Dibayar, Kontraktor Ambil Jaminan Alat Berat Yang Diserahkan PT LJA, Berujung Polemik

Berita Terbaru

KALTARA

Ketua DPRD Kaltara Hadiri Haul ke-58 Guru Tua di Palu

Jumat, 3 Apr 2026 - 19:51 WIB