Putra Perbatasan Sayangkan Pemberitaan Salah Satu TV Swasta

- Jurnalis

Jumat, 23 September 2022 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG, KN – Putra perbatasan, Andreas menyayangkan pemberitaan salah satu TV swasta yang menayangkan bahwa Ketua Komisi V DPR-RI memiliki janji untuk daerah perbatasan secara khusus Kecamatan Ketungau Hulu.

“Mohon kepada media salah satu TV swasta yang menayangkan itu, seharusnya sebelum menayangkan pernyataan seseorang, pelajari dulu apakah itu menyerang personal seseorang atau tidak,” sesalnya.

Ia mengaku sangat kecewa atas perilaku seperti itu dan dirinya minta diselesaikan dengan baik, karena memang hal seperti ini bisa bermasalah terhadap proyek-proyek yang masuk untuk daerah perbatasan.

“Kami asli putra perbatasan tahu persis apa yang terjadi disana, contoh tahun 2019 pusat sudah menggelontorkan dari Ketua Komisi V bersama dengan Kementerian PUPR senilai 350 Milyar dari Balai Karangan menuju Desa Semareh Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang,” ucap Andreas.

Anggaran senilai 350 Milyar tersebut dianggarkan sampai pengerasan dan pengaspalan di beberapa spot-spot, hanya saja pemenang waktu itu PT. Conbloc yang mendapatkan tender hanya mengerjakan 30 Kilometer dari 126 Kilometer yang harus dikerjakan.

“Inilah yang membuat kami kecewa, pemerintah sudah menggelontorkan itu melalui Komisi V dan PUPR, tapi pemenang proyek waktu itu tidak becus, maka kami sarankan, kepada pelelang-pelelang proyek, jangan karena lengkap administrasinya atau karena kongkalikong didalamnya orang yang tidak becus bekerja harus distop, karena yang dirugikan masyarakat,” harapnya.

Kemudian dirinya meminta kepada pemerintah yang menangani dalam hal ini satker untuk bisa mempertanggung jawabkan apa yang telah diperbuat.

“Waktu itu pak Asep namanya, dan kami akan tuntut ke pontianak nanti, kami pertanyakan kemana uang sisanya itu. Tolong dibangun lagi kami di perbatasan. Tapi lucunya lagi pak Asep ini sudah naik jabatan di PU, padahal dia sudah menangani proses jalan yang bermasalah dan tidak selesai, tidak genah. 126 Kilometer hanya 30 Kilometer yang dikerjakan. Itupun hasilnya sudah hancur lebur semuanya,” jelas Andreas.

Permasalahan inilah yang membuat masyarakat perbatasan kecewa, sementara Ketua Komisi V DPR-RI, Lasarus sudah menganggarkan itu bersama dengan Kementerian PUPR.

“Jadi jangan lagi ada pernyataan-pernyataan seperti yang dilakukan oleh salah satu teman kita kades di Sepiluk pak Dance bahwa ada janji, saya tegaskan tidak ada janji, sudah terealisasi,” pungkasnya. (D2/TF)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
‎Polres Sintang Berbagi, Wujud Kepedulian dan Pengabdian untuk Masyarakat
Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000
Kwarda Kalbar Berikan Penghargaan kepada Bupati, Wabup, dan Ketua DPRD Sintang pada Pembukaan Raimuna Daerah 2025
Ketua Kwarda Kalbar Resmi Buka Raimuna Daerah 2025, Sintang Jadi Saksi Semangat Baru Pramuka
Kapolres Sintang Sambut Kunjungan Anak-Anak TK Insan Mulia dalam Program “Polisi Sahabat Anak”
Polres Sintang Gelar Panen Raya Jagung Kuartal IV, Wujud Konsistensi Dukung Swasembada Pangan Daerah
Camat Serawai Panggil Warga Atas Permintaan Lisan Perusahaan, Bukan Instruksi Bupati: Masyarakat Pertanyakan Kepedulian Pemkab Sintang

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:55 WIB

‎Polres Sintang Berbagi, Wujud Kepedulian dan Pengabdian untuk Masyarakat

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:32 WIB

Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000

Selasa, 25 November 2025 - 19:29 WIB

Kwarda Kalbar Berikan Penghargaan kepada Bupati, Wabup, dan Ketua DPRD Sintang pada Pembukaan Raimuna Daerah 2025

Selasa, 25 November 2025 - 19:07 WIB

Ketua Kwarda Kalbar Resmi Buka Raimuna Daerah 2025, Sintang Jadi Saksi Semangat Baru Pramuka

Berita Terbaru