SINTANG, KN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny memberikan apresiasi terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sintang yang telah mengagas kegiatan kaji terap yang diikuti para kepala desa.
“Kita berikan apresiasi terhadap OPD pengagas terutama Dinas Pemberdayaan Masyrakat dan Pemerintah Desa, karena menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat sekali untuk para perangat desa menimba ilmu,” ujar Ronny, kemarin.
Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini menilai, bahawa kegiatan seperti ini sangatlah penting. Bukan tanpa alasan, menurutnya kaji terap seperti ini dapat menambah ilmu dan pengetahuan lebih tentang bagaimana meningkat kan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengelola keuangan desa dan lain sebagainya.
“Tentu setelah dua tahun pandemi covid-19 tidak pernah ada kegiatan. Kaji terap ini pula bisa menjadi momentum teman-teman kepala desa untuk melepas penat juga selain menimba ilmu,” tuturnya.
Ronny pun berharap, ilmu nantinya yang didapat di sana oleh peserta selama mengikuti kaji terap, dapat diaplikasikan di desa masing-masing. Sehingga dapat membawa perubahan yang positif.
“Tentu itu tujuannya diselenggaraakan kaji terap ini, untuk membawa perubahan yang lebih baik lagi. Semoga saja ilmu yang didapat para peserta benar-benar bermanfaat dan dapat diaplikasikan nantinya,” pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah ikut memberikan pengarahan pada pelepasan 120 peserta Kaji Terap ke Desa Lemukutan, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang pada Minggu, 2 Oktober 2022 di Pendopo Bupati Sintang.
Kepada para peserta kaji terap, Yosepha Hasnah menyampaikan harapannya agar 120 orang peserta kaji terap ke Desa Lemukutan ini, ketika kembali ke Kabupaten Sintang bisa mengembangkan BUMDes-nya masing-masing.
“Kembangkan BUMDes di desa masing-masing sesuai dengan potensi yang ada. Saya mendapatkan informasi dari Bapak Gubernur Kalbar bahwa di Kalimantan Barat ini ada 3 BUMDes yang diunggulkan, yakni 2 BUMDes di Sambas dan 1 di Mempawah dan akan segera menyusul BUMDes di Bengkayang dan Kubu Raya,” terang Yosepha Hasnah. (pul)














