Samarinda Kembali Dilanda Banjir dan Longsor, Puluhan Titik Tergenang hingga 50 Sentimeter

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMARINDA, KN – Ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda, kembali mengalami bencana banjir dan longsor akibat hujan deras yang mengguyur sejak dini hari, Selasa (27/5). Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan genangan air setinggi hingga 50 sentimeter di sejumlah kawasan, termasuk pemukiman warga, jalan utama, dan fasilitas publik.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mulai turun sejak pukul 04.40 WITA hingga 08.30 WITA. Akibatnya, lebih dari 30 titik banjir tercatat tersebar di berbagai wilayah kota.

Beberapa lokasi yang terdampak parah antara lain Jalan DI Panjaitan, kawasan depan Terminal Lempake, depan Sekolah Bunga Bangsa, serta Simpang Alaya. Genangan air di lokasi-lokasi ini menyebabkan terganggunya aktivitas warga dan lumpuhnya akses lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.

“Sejumlah ruas jalan terputus karena banjir. Bahkan akses menuju beberapa sekolah dan kawasan pemukiman warga juga terendam. Kami saat ini sedang melakukan upaya penanganan bersama tim gabungan,” ujar seorang perwakilan dari BPBD Samarinda.

Tak hanya banjir, longsor dilaporkan terjadi di beberapa titik perbukitan, meski hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. BPBD masih melakukan pemantauan dan evakuasi warga di daerah rawan.

Warga diminta untuk tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di daerah dengan potensi banjir dan tanah longsor. Pihak berwenang juga telah mengimbau sekolah-sekolah terdampak untuk menyesuaikan kegiatan belajar mengajar, serta menyarankan pengendara agar menghindari titik-titik banjir demi keselamatan.

Kondisi ini menjadi pengingat serius akan perlunya percepatan penanganan sistem drainase dan mitigasi bencana di wilayah Samarinda yang kerap menjadi langganan banjir saat musim hujan tiba.

Berita Terkait

Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Polres Barut Ungkap Kasus Penembakan
Kasus Penembakan Senjata api rakitan Domduman Ilegal, di Area Crusher PT Sukma Surya 234, Tersangka Diancam Hukuman Mati
Wawali Kota Tarakan Hadiri Peringatan Hari Desa Nasional di Alun-alun Desa Pulau Sapi
Ukir Prestasi Nasional, Pemdes Paal Adakan Tasyukuran
Kasus Dugaan Pembunuhan di Barito Utara, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Rapimda I TBBR Barito Utara Resmi Digelar, Bupati Dorong Ormas Semakin Solid dan Bermartabat
PT AKT Diduga Menambang Tanpa Izin, Satgas PKH Siapkan Langkah Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:14 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Polres Barut Ungkap Kasus Penembakan

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:33 WIB

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:27 WIB

Wawali Kota Tarakan Hadiri Peringatan Hari Desa Nasional di Alun-alun Desa Pulau Sapi

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:43 WIB

Ukir Prestasi Nasional, Pemdes Paal Adakan Tasyukuran

Senin, 26 Januari 2026 - 21:06 WIB

Kasus Dugaan Pembunuhan di Barito Utara, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Berita Terbaru