Sayangkan Aset Daerah Terbengkalai

- Jurnalis

Kamis, 23 Juni 2022 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Heri Jambri

i

Heri Jambri

SINTANG, KN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Heri Jambri menyayangkan masih banyak aset daerah yang berupa bangunan tidak terpakai dan terpelihara maksimal.

“Contohnya, seperti aset bangunan gedung serbaguna ya. Padahal bangunan tersebut cukup bagus dan besar, namun hingga saat ini tidak dialihfungsikan,” ucap Heri Jambri ketika ditemui di ruang Sidang Pariourna DPRD Sintang, baru – baru ini.

“Sebagai wakil rakyat sedih lihat bangunan itu dibuat megah dengan uang rakyat, tapi kemudian ditinggalkan begitu saja. Harusnya kan bisa dialihfungsikan untuk hal lainnya,” tambah politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini.

Legislator DPRD Sintang inipun berpendapat, mestinya aset milik daerah berupa bangunan ini dirawat dan dijaga dengan baik, selama belum dialihfungsikan.

“Seharusnya ada badan khusus di Pemerintah Kabupaten Sintang yang mengurus terkait aset daerah. Kemudian nantinya Dinas, Badan, serta partai politik mendata apa saja yang menjadi aset mereka. Sehingga jika terdapat Dinas dan Badan yang tidak memiliki kantor, dapat dipinjamkan bangunan-bangunan yang masuk dalam aset pemerintah daerah, sebelum dapat membangun gedung secara mandiri, dan agar aset milik pemerintah daerah ini bisa terpelihara dengan baik dan tidak ditinggalkan,” kata Heri Jambri menyarankan.

Tidak hanya itu, Heri Jambri juga menyarankan agar pemerintah daerah tidak lagi membangun gedung yang megah dan besar-besaran, sehingga menghabiskan dana ratusan miliar.

“Coba kita lihat sekarang ya, banyak gedung yang sudah dibangun pemerintah daerah tapi tidak produktif, mirisnya pembangunan itu sampai menghabiskan dana ratusan miliar. Dan itu jumlah yang tidak sedikit. Contoh, bangunan gedung serbaguna, pasar raya, junjung buih, dan inpres kesannya seperti terjadi pemborosan, bahkan tak ada manfaatnya secara langsung bagi pemerintah daerah itu sendiri. Kan jadi mubazir!,” cetus Heri Jambri.

Seharusnya, kata Heri Jambri, dana ratusan miliar yang dihabiskan untuk pembangunan sejumlah gedung baru itu diefisienkan untuk penyertaan modal bagi petani maupun pedagang kaki lima (PKL), sehingga uang ini dapat berputar kembali dan tidak mati seperti itu.

Olehkarenanya, Heri Jambri menyarankan kepada pemerintah daerah agar membuat suatu perencanaan yang matang sebelum merealisasikan pembangunan.

“Sehingga dana yang dikeluarkan ada feedback dan bermanfaat bagi pemerintah daerah itu sendiri,” pungkas Heri Jambri, wakil rakyat dari Dapil Kecamatan Binjai Hulu – Kecamatan Ketungau Hilir – Kecamatan Ketungau Tengah – Kecamatan Ketungau Hulu ini. (*)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026
Laporan Badan Anggaran Berisi Rangkuman Hasil Evaluasi dan  Rekomendasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat

Berita Terbaru