SINTANG, KN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, memberikan materi dalam kegiatan Sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Pencegahan Korupsi Terintegrasi 2025 yang digelar di Pendopo Bupati Sintang. Kegiatan ini dihadiri oleh Inspektur Sintang Ardatin, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala OPD, serta para Camat se-Kabupaten Sintang.
Dalam sambutannya, Kartiyus mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sintang untuk berpartisipasi aktif dalam pengisian survei dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), guna meningkatkan nilai Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD).
“IPKD merupakan indikator penting dalam menilai upaya pencegahan korupsi di tingkat daerah, sebagai bagian dari Strategi Nasional Pencegahan Korupsi,” jelas Kartiyus.
“Salah satu bentuk pengumpulan datanya adalah melalui survei yang dikirim langsung oleh KPK ke WhatsApp para ASN.”
Kartiyus menyoroti bahwa tingkat partisipasi ASN dan masyarakat pada SPI 2024 masih sangat rendah. Dari 1.657 ASN yang menerima tautan survei, hanya 308 yang merespons. Sementara dari 3.000 warga yang disurvei, hanya 101 orang yang mengisi.
“Banyak yang takut atau ragu ketika menerima WA dari KPK. Padahal isinya hanya survei yang sangat mudah diisi,” tambahnya.
“Nilai SPI kita di 2024 secara total hanya mencapai 66,88 persen, bahkan lebih rendah dari tahun 2023. Maka tahun ini, 2025, kita harus pacu lebih baik lagi.”
Kartiyus menegaskan bahwa seluruh ASN wajib mengisi survei yang dikirim oleh KPK mulai Agustus hingga Oktober 2025.
“Kalau dapat link survei, langsung isi. Pilih, klik, isi semua pertanyaan, lalu submit. Itu bagian dari tanggung jawab kita sebagai ASN.”














