Kementerian Negara Lingkungan Hidup akan memberikan insentif bagi sekolah yang dinilai peduli terhadap lingkungan hidup melalui program Adiwiyata. <p style="text-align: justify;">Hal itu disampaikan Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta usai pembukaan sosialisasi pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan hidup di Kalsel, di Banjarmasin, Jumat (04/02/2011). <br /><br />Menurut Hatta, program tersebut bertujuan mendorong siswa sekolah mulai SD – SMA untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan. <br /><br />Menurut dia, terdapat tiga tingkatan Adiwiyata yaitu calon Adiwiyata, Adiwiyata dan Adiwiyata Mandiri. <br /><br />Secara nasional, kata dia, terdapat sekitar 300 sekolah yang ditargetkan ikut dalam program calon Adiwiyata tersebut. <br /><br />Dari 300 sekolah tersebut, 100 sekolah dinyatakan sebagai Adiwiyata dan telah mendapatkan penghargaan Menteri LH termasuk satu sekolah di Kalsel. <br /><br />"Pada 2010 baru satu sekolah di Kalsel yang mendapatkan predikat Adiwiyata yaitu SMPN 4 Banjarbaru," katanya. <br /><br />Selanjutnya, kata dia, sebanyak 25 sekolah mendapatkan predikat Adiwiyata Mandiri yang penghargaannya diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. <br /><br />Sekolah yang layak mendapatkan predikat Adiwiyata antara lain memiliki kepedulian pada lingkungan, kurikulum yang mendukung kelestarian lingkungan, ada partisipasi sekolah terhadap lingkungan serta fasilitas dan sarana prasarana yang disiapkan sekolah. <br /><br />Menurut Hatta, Adiwiyata merupakan implementasi kebijakan pendidikan lingkungan hidup oleh empat departemen yaitu Kemeneg LH, Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Agama dan Departemen Dalam Negeri. <br /><br />Deputi Kementerian Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi dan Pemberdayaan Masyarakat Ilyas Asaad mengatakan, masih minimnya sekolah di Kalsel yang masuk sebagai sekolah katagori Adiwiyata antara lain karena kurangnya sosialisasi. <br /><br />"Mungkin saja kurang sosialisasi sehingga belum banyak sekolah yang mengetahui program tersebut," katanya. <br /><br />Ilyas mengatakan, pemberian Adiwiyata bukan lomba antarsekolah, namun semacam penghargaan yang diikuti dengan pemberian insentif terhadap sekolah yang menerapkan prinsip pemeliharaan lingkungan hidup. <strong>(phs/Ant)</strong></p>











