BALIKPAPAN, KN – Dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2025, Human Initiative Kalimantan menggelar kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di STIE Madani Balikpapan, Selasa (28/10).
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan civitas sekolah terhadap potensi bencana di lingkungan pendidikan.
Kegiatan diikuti oleh perwakilan sekolah yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama Kota Balikpapan, meliputi jenjang SD, MI, dan RA. Turut hadir perwakilan BPBD Kota Balikpapan dan Ketua STIE Madani Balikpapan selaku tuan rumah kegiatan.
Bangun Kesadaran Tangguh Sejak Dini
Kepala Cabang Human Initiative Kalimantan, Yeni Kartika Dewi, dalam sambutannya menegaskan bahwa program SPAB merupakan bentuk nyata komitmen Human Initiative dalam memperkuat kapasitas masyarakat pendidikan terhadap risiko bencana.
“Workshop kali ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan PRB yang serentak dilakukan di seluruh wilayah operasional Human Initiative. Melalui program SPAB, kami ingin menumbuhkan kemampuan tanggap dan kemandirian di lingkungan satuan pendidikan agar mampu melindungi diri serta mengurangi dampak ketika bencana terjadi,” ujar Yeni.
*Workshop dan Simulasi Langsung*
Kegiatan SPAB menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Frans Marthin Sumerah Mandala (Edukasi SPAB), Yeni Kartika Dewi (Monitoring dan Evaluasi SPAB di Indonesia), serta Fadhillur Rohim (Workshop penyusunan sejarah kejadian bencana, pemetaan ancaman, dan pemeringkatan risiko sekolah).
Kegiatan ditutup dengan sesi Fire Rescue yang dipandu oleh Uus Suriansyah, meliputi simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan teknik dasar penyelamatan diri ketika terjadi kebakaran.
Tak hanya itu, kegiatan turut dimeriahkan oleh kehadiran maskot edukatif “Hiro”, yang memperkenalkan pesan kesiapsiagaan dengan cara menyenangkan bagi para peserta. Kehadiran Hiro menambah semangat peserta untuk aktif belajar dan memahami pentingnya tangguh bencana sejak dini.
*Apresiasi dan Harapan Kolaborasi*
Perwakilan BPBD Kota Balikpapan, Sholahuddin Malik, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini.
“Workshop SPAB yang diinisiasi Human Initiative bersama BPBD diharapkan dapat menjangkau seluruh sekolah di Balikpapan. Semoga semakin banyak sekolah tangguh bencana dan generasi muda yang siap menghadapi berbagai risiko,” ujarnya.
Sementara itu, Nanik dari Kementerian Agama Kota Balikpapan, turut menambahkan:
“Kami sangat menghargai upaya Human Initiative dalam mengadakan sosialisasi dan praktik SPAB. Semoga hasil kegiatan ini dapat diteruskan ke satuan pendidikan lainnya agar semakin banyak sekolah memahami pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana.”
Ketua STIE Madani Balikpapan, Mardhatillah, juga menyampaikan dukungan penuh.
“STIE Madani bangga menjadi kampus pertama yang berpartisipasi dalam program SPAB. Bencana perlu dicegah, bukan hanya dihadapi. Kami telah menyiapkan sarana, prasarana, dan SDM agar siap menghadapi risiko. SPAB menjadi kebutuhan penting bagi seluruh satuan pendidikan,” tegasnya.
*Kolaborasi untuk Sekolah Aman dan Siaga Bencana*
Melalui kegiatan ini, Human Initiative bersama BPBD, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam membangun sekolah dan kampus yang tangguh terhadap bencana di Kota Balikpapan.
Human Initiative percaya, membangun kesadaran kesiapsiagaan sejak dini merupakan langkah penting untuk melindungi generasi masa depan dari berbagai risiko bencana.














