Home / Tak Berkategori

Tanah Pemakaman Muslim Gratis Untuk Masyarakat Miskin

- Jurnalis

Sabtu, 29 Januari 2011 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengelola lokasi pemakaman muslim di Jalan Tjilik Riwut kilometer 12 Kota Palangka Raya yang akan dibuka dalam waktu dekat menyatakan, pemakaman itu gratis untuk warga miskin apabila ada kerabatnya yang dimakamkan pada kawasan tersebut. <p style="text-align: justify;"><br />"Kami tidak memikirkan bisnis dalam mengelola lokasi pemakaman muslim, jadi bagi umat Islam yang tidak mampu bisa gratis," kata Ketua Pengelola kawasan pemakaman Muslim Makmur Amri, di Palangka Raya, Sabtu. <br /><br />Menurutnya, pengelola telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung menjelang dibukanya taman makam Muslim tersebut, antara lain mesin penyedot air, mesin pemotong rumput dan kayu, mobil ambulans dan lain-lain. <br /><br />Kawasan taman makan tersebut dibuka karena saat ini, kondisi pemakaman Muslim di Jalan Tjilik Riwut kilometer dua sudah penuh dan dinilai kurang layak, sehingga perlu adanya kawasan baru. <br /><br />Selain itu, Kepala Dinas Tata Kota, Bangunan dan Pertamanan Kota Palangka Raya Adirama Bahan mengatakan, luas lahan taman makam Muslim yang disediakan oleh pemerintah kota setempat sekitar 30 hektare dan diperkirakan dapat menampung masyarakat yang meninggal selama 20 tahun ke depan. <br /><br />"Perhitungan kami, setiap bulan rata-rata umat Muslim yang meninggal sebanyak 23 orang dan lokasi pemakaman yang lama sudah tidak layak lagi untuk digunakan karena sudah penuh sesak," ucap Adirama. <br /><br />Adirama menjelaskan, tahun 2011 pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp200 juta untuk melakukan penimbunan di kawasan pemakaman baru, dan pihaknya juga meminta kepada para pengelola agar betul-betul membantu warga musli yang tidak mampu. <br /><br />Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia juga mengingatkan kepada para pengelola, lokasi tersebut jangan dijadikan lahan bisnis, terutama untuk masyarakat miskin di daerah Palangka Raya. <br /><br />"Kami juga berharap, pengelola dapat memberi pelayan yang baik dan adil kepada masyarakat, jangan sampai ada perbedaan jenis kuburan untuk yang kaya dan miskin karena semua haru dilayani dengan baik," ujar Riban. <br /><br />Riban juga meminta, agar lokasi tersebut nantinya bisa dibangun gapura untuk menandakan lokasi tersebut adalah kawasan pemakaman, serta pasokan listrik dan air bersih juga harus tersedia sebelum lokasi taman makan tersebut dibuka. <br /><br />"Kami akan berupaya lokasi pemakaman Muslim baru tersebut sudah akan dibuka selambat-lambatnya pada bulan Maret 2011 mengingat keperluannya sudah sangat mendesak," tambah Riban. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru