TBS Anjlok, Pemerintah Harus Punya Solusi

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juni 2022 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Heri Jambri, Wakil Ketua DPRD Sintang

i

Heri Jambri, Wakil Ketua DPRD Sintang

SINTANG, KN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Heri Jambri turut menyikapi kondisi anjloknya harga buah kelapa sawit saat ini.

Politkus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini, meminta pemerintah daerah untuk menyikapi kondisi ini. Karena dampak anjloknya harga buah kelapa sawit membuat petani menjerit. Hal ini menyusul terkait larangan ekspor CPO pertanggal 28 April 2022 lalu.

“Kita mengharapkan agar pemerintah daerah segera mengambil sikap mengenai harga tandan buah segar (TBS) sawit disejumlah pabrik yang turun drastis. Soal penurunan harga TBS ini harusnya tidak boleh sepihak, karena soal harga TBS ini ditentukan oleh pemerintah,” tegas Heri Jambri ketika ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, baru -baru ini.

Maka dari itu lanjut Heri Jambri, pihaknya mendorong agar pemerintah daerah melalui Provinsi Kalimantan Barat segera mengambil sikap. Lantaran menurutnya peraturan presiden yang melarang ekspor ini sudah bagus supaya nantinya minyak goreng dalam negeri juga melimpah dan harga dapat terjangkau. Namun, berimbas pada petani kebun sawit.

“Memang fenomena minyak goreng mahal di sejumlah daerah ini sangat aneh, padahal Indonesia sebagai lumbung sawit terbesar. Seharusnya bisa menekan harga minyak goreng. Kemudian adanya kebijakan presiden ini supaya minyak goreng kembali stabil di pasaran namun dampak lainya terkait larangan ekspor CPO juga mulai dirasakan karena harga TBS di pabrik sawit mulai turun harga,” ulas Heri Jambri.

Tidak hanya itu, Heri Jambri juga meminta kepada pemerintah daerah untuk menegur perusahaan perkebunan sawit telah menurunkan harga TBS secara sepihak, dengan berbagai alasan ini dan itu.

“Jika persoalan ini tak diambil kebijakan, maka bakal berlarut dan kasihan petani kita. Karena tidak sesuai dengan biaya perawatan yang dikeluarkan. Sebab, satu sisi pupuk harganya sangat mahal,” pungkas Heri Jambri, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Binjai Hulu – Kecamatan Ketungau Hilir – Kecamatan Ketungau Tengah – Kecamatan Ketungau Hulu ini. (*)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026
Laporan Badan Anggaran Berisi Rangkuman Hasil Evaluasi dan  Rekomendasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat

Berita Terbaru