SINTANG – Menjelang pengumuman kelulusan SMA sederajat yang akan di laksanakan pada tanggal 3 Mei 2018 mendatang, Wakil ketua DPRD Sintang Terry Ibrahim meminta orangtua siswa memastikan anak-anaknya
tidak melakukan selebrasi negatif, seperti aksi konvoi hingga coret-coret seragam.
“Pengumuman kelulusan tentu menjadi hal yang ditunggu-tunggu. Jika lulus, maka ada baiknya hal
tersebut disyukuri dengan baik bukan dengan mencoret-coret pakaian sekolah karena pakaian tersebut
masih bisa digunakan untuk adik kelas yang membutuhkan,” ujarnya, Senin (1/5).
Politisi Nasdem ini juga meminta kepada siswa yang menjadi peserta UN SMA sederajat tidak merayakan
kelulusan tersebut dengan konvoi kendaraan karena hal tersebut membahayakan keselamatan diri maupun
pengguna jalan lainnya.
“Bersyukur, kemudian merayakan. Tidak masalah, namun jangan berlebihan, ingat perjalanan masih
panjang. Konvoi dijalan, sambil bunyikan klakson, ugal-ugalan di jalan, itu bahaya baik bagi diri
sendiri maupun bagi orang lain,” ucapnya.
Untuk itu dirinya mengharapkan pihak sekolah mengkontrol siswanya usai pengumuman kelulusan tersebut
sehingga tidak melakukan hal-hal yang berbahaya. Tak hanya itu, Terry juga berharap pihak Kepolisian
dapat mengantisipasi sehingga tidak terjadi konvoi yang membahayakan.
“Himbauan ini bukan karena kita tidak turut berbahagia namun karena kita sayang sama mereka yang
merupakan generasi muda dan calon pemimpin masa mendatang,” tukasnya. (YL)














