Tiga Faktor yang Jadi Fokus di APBD Perubahan 2022 Sintang

- Jurnalis

Senin, 3 Oktober 2022 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny.

i

Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny.

SINTANG, KN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny berharap Anggaran Pendapatan Belanja (APBD) Perubahan tahun 2022, dapat memulihkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan fisik dan non fisik.

“Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2022 ditetapkan sebesar Rp 1,9 triliun. Itu diakibatkan ada silpa tahun 2021 sebanyak 180 miliar. Jadi kalau murni 2022 sendiri, 1,7 triliun, ditambah silpa ada 1,9 triliun,” ujar Ronny belum lama ini.

Ronny mengatakan, ada tiga fokus utama dalam APBD perubahan ini, mulai dari pemulihan ekonomi pasca pandemi, perbaikan infrastruktur dan pengendalian inflasi. Apalagi saat pandemi beberapa pekerjaan fisik terkendala dan menjadi Silpa.

“Maka kemarin kita perioritaskan badan anggaran bersama TAPD itu mengembalikan kegiatan yang tertunda pada saat pandemi. Misalnya, kondisi jalan se Kabupaten Sintang banyak rusak, maka kita banyak alokasikan anggaran untuk penanggulangan infrastruktur,” ujar Politisi muda ini.

Ronny juga menjelaskan, selain itu, anggaran perubahan juga diperuntukkan untuk program pengendalian inflasi, seperti operasi pasar, BLT termasuk bantuan untuk penyandang disabilitas.

“Jadi ada puluhan miliar kita alokasikan untuk pengendalian inflasi,” terang Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini.

Dijelaskannya pula, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang, mendapatkan tambahan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 10,66 miliar dari Kementrian Keuangan. Tambahan dana ini diberikan atas penghargaan kinerja tahun anggaran 2022 yang mendapatkan pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 10 tahun berturut-turut.

“70 persen untuk operasi pasar murah dan blt, sisanya sekitar 30 persen kegiatan padat karya. Kita yakin tepat sasaran,” terangnya.

Ronny pun berharap, apa yang telah ditetapkan tersebut dapat terwujud sesuai dengan apa yang menjadi harapan bersama.

“Mudahan semua berjalan sesuai apa yang telah kita tetapkan ini. Tentu kita juga harus bekerja semaksimal mungkin untuk mewujudkannya,” pungkasnya. (pul)

Berita Terkait

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang
Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat
Ketua DPRD Sintang Tegaskan Pemotongan Dana Transfer Pusat Tak Pengaruhi Gaji Pegawai
Ketua DPRD Sintang Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif dalam Pengesahan APBD 2026
Laporan Badan Anggaran Berisi Rangkuman Hasil Evaluasi dan  Rekomendasi

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54

Senin, 1 Desember 2025 - 08:39 WIB

Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Jumat, 28 November 2025 - 20:24 WIB

Ketua Komisi C DPRD Sintang Ajak Generasi Muda Mencintai Alam sebagai Rumah Kedua Kita

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sintang Tegaskan Prioritas Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di Tengah Pemotongan Dana Pusat

Berita Terbaru