Tokoh Muda Sintang Andreas “Panglima Asap” Konsisten Kawal Pemekaran Provinsi Kapuas Raya

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG, KN – Seorang tokoh muda dari Sintang, Andreas, kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal wacana pemekaran Kapuas Raya. Andreas yang kerap dijuluki “Panglima Asap” dikenal aktif menyuarakan pentingnya pembentukan provinsi baru tersebut sebagai langkah strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan.

Dalam berbagai kesempatan dan kegiatan yang diikutinya, Andreas secara konsisten mengampanyekan gagasan pemekaran wilayah. Ia menilai bahwa pembentukan Provinsi Kapuas Raya bukan sekadar aspirasi daerah, melainkan solusi konkret untuk menjawab tantangan ketimpangan pembangunan, khususnya di wilayah pedalaman Kalimantan Barat.

Menurut Andreas, luasnya wilayah serta kondisi geografis Kalimantan Barat menjadi salah satu faktor utama perlunya pemekaran. Ia berpendapat bahwa dengan adanya provinsi baru, rentang kendali pemerintahan akan menjadi lebih efektif sehingga pelayanan publik dapat lebih maksimal dirasakan oleh masyarakat.

“Provinsi Kapuas Raya merupakan solusi untuk memberikan pemerataan pembangunan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat. Selama ini masih banyak daerah yang membutuhkan perhatian lebih dari sisi infrastruktur maupun pelayanan dasar,” ujarnya.

Julukan “Panglima Asap” yang melekat pada dirinya tidak terlepas dari kiprahnya dalam berbagai isu lingkungan dan sosial di daerah. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ia juga semakin intens menyuarakan agenda pemekaran wilayah sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah.

Andreas menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Kapuas Raya harus terus dikawal secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda. Ia juga mengajak pemerintah pusat untuk kembali membuka ruang dialog terkait usulan pemekaran daerah otonomi baru.

Di sisi lain, dukungan terhadap pemekaran Kapuas Raya dinilai terus menguat di tingkat lokal. Berbagai tokoh masyarakat, organisasi, hingga kelompok pemuda turut menyuarakan hal serupa sebagai bentuk harapan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui berbagai forum, Andreas memastikan dirinya akan terus menggaungkan pentingnya pemekaran Provinsi Kapuas Raya. Ia berharap, upaya tersebut dapat segera mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat sehingga cita-cita masyarakat di wilayah timur Kalimantan Barat dapat segera terwujud.

Berita Terkait

Bupati Sintang Dorong Program MBG Libatkan Pengusaha dan Tenaga Kerja Lokal
Jalan Bedayan Sepauk Viral di Media Sosial, Ini Tanggapan Bupati Sintang
Massa Aksi Mulai Padati PN Sintang, Andreas Panglima Asap Serukan LJA Angkat Kaki
Aksi di PN Sintang, Andreas “Panglima Asap” Sebut 3.000 Massa Akan Turun
Utang Tak Dibayar, Kontraktor Ambil Jaminan Alat Berat Yang Diserahkan PT LJA, Berujung Polemik
Respon Cepat Layanan 110 Polres Sintang: Bantu Evakuasi Warga Ke Rumah Sakit
Andreas Panglima Asap Apresiasi TNI-Polri Gagalkan Peredaran Sabu Puluhan Kilogram di Kalbar
Konsleting Listrik di Tikungan Lapter Sintang, Percikan Api Picu Kekhawatiran Warga

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 12:22 WIB

Bupati Sintang Dorong Program MBG Libatkan Pengusaha dan Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:26 WIB

Jalan Bedayan Sepauk Viral di Media Sosial, Ini Tanggapan Bupati Sintang

Senin, 30 Maret 2026 - 09:29 WIB

Massa Aksi Mulai Padati PN Sintang, Andreas Panglima Asap Serukan LJA Angkat Kaki

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:31 WIB

Aksi di PN Sintang, Andreas “Panglima Asap” Sebut 3.000 Massa Akan Turun

Minggu, 29 Maret 2026 - 00:49 WIB

Utang Tak Dibayar, Kontraktor Ambil Jaminan Alat Berat Yang Diserahkan PT LJA, Berujung Polemik

Berita Terbaru

KALTARA

Ketua DPRD Kaltara Hadiri Haul ke-58 Guru Tua di Palu

Jumat, 3 Apr 2026 - 19:51 WIB