TP-PKK Melawi Gelar Lomba Pengolahan Makanan BUMIL dan BADUTA Serta Olahan UP2K

- Jurnalis

Kamis, 8 September 2022 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim melakukan penilaian  hasil lomba olahan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga. (Dedi Irawan)

i

Tim melakukan penilaian hasil lomba olahan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga. (Dedi Irawan)

MELAWI, KN – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Melawi Melawi melaksanakan lomba pengolahan makanan untuk Ibu Hamil (Bumil) dan Balita Dibawah Umur Dua Tajun (Baduta) serta olahan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Kegiatan terebut dilaksanakan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi, Kamis (8/9/2022). Kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke 50 tingkat kabupaten Melawi tahun 2022.

Wakil Ketua Pokja 2, Susilowati Katarina, mengatakan Lomba UP2K diikuti 7 kecamatan, yakni Belimbing Hulu, Pinoh Utara, Sayan, Pinoh Selatan, Belimbing, Menukung, dan Nanga Pinoh. Lomba UP2K dilaksanakan sebagai upaya serius TP-PKK Melawi dalam meningkatkan keterampilan kader PKK.

Peserta lomba pebgolahan makanan UP2K mrnubggu penilaian. (Dedi Irawan)

“Lomba ini juga agar bisa menambah pendapatan keluarga  meningkatkan potensi kader Pokja 2 TP-PKK di tingkat kecamatan dan desa, dalam membuat olahan makanan yang tahan lama yang bersumber dari bahan baku yang ada di daerahnya masing-masing, yang nantinya diharapkan berpotensi menambah meningkatkan pendapatan keluarga dan menjdi makanan khas Melawi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pokja 4 TP-PKK Melawi, Endang Susilawati mengatakan bahwa lomba pengolahan makanan bagi ibu hamil dan bayi usia di bawah dua tahun ini diikuti Kecamatan Nanga Pinoh, Pinoh Selatan, Pinoh Utara, Sayan, Sokan, Tanah Pinoh Barat, Menukung, Belimbing dan Belimbing Hulu. Lomba-lomba tersebut selalu dilaksanakan sebagai agenda yang rutin setiap tahun, untuk meningkatkan keterampilan para kader PKK. Karena pencegahan stunting wajib. Baik ditingkat pusat, provinsi hingga ke kecamatan dan tingkat desa.

“Dengan memperhatikan keseimbangan kandungan makanan sangatlah penting  untuk mencegah stunting. Lomba itu sebagai upaya seriu TP-PKK Kabupaten Melawi membantu pemerintah untuk menyelesaikan persoalan stunting dengan memberdayakan anggota PKK, melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait dengan pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang sejak ibu hamil hingga melahirkan,” jelasnya.

Menurutnya pemenuhan gizi yang seimbang sangat dibutuhkan untuk menekan angka stunting. Karenanya di tangan seorang ibu lah, anak tumbuh dengan sehat, cerdas dan berkualitas. “Kita berharap, dengan adanya perlombaan ini, informasi serta sosialisasi terkait pemenuhan makanan dalam mencegah stunting ke seluruh penjuru bisa sampai, dan mudah-mudahan angka stunting di Melawi bisa menurun,” pungkasnya. (Ira)

Berita Terkait

Dorong Produksi Jagung, Wabup Sintang Minta Semua Desa Tanam Jagung dan Bangun Peternakan
Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Balai Karangan Kabupaten Sanggau Terendam Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh
Karyawan PT Sawit Sumber Rejo Keluhkan Gaji di Bawah UMK 2025, Minta Pemda Barito Utara Turun Tangan
Harga Gas LPG 3 Kg di Perbatasan Tembus Rp 70.000
Anggota DPRD Sintang Senen Maryono Ajak Korpri Terus Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54
Senen Maryono Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan Raimuna Wilayah Kalbar di Sintang

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:36 WIB

Dorong Produksi Jagung, Wabup Sintang Minta Semua Desa Tanam Jagung dan Bangun Peternakan

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:16 WIB

Yohanes Rumpak Pimpin Lemkari Sintang Hingga 2030

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:54 WIB

Balai Karangan Kabupaten Sanggau Terendam Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:58 WIB

Karyawan PT Sawit Sumber Rejo Keluhkan Gaji di Bawah UMK 2025, Minta Pemda Barito Utara Turun Tangan

Berita Terbaru